Ekonomi

Ada Kenaikan, Semen Indonesia Catatkan Laba Rp1,65 Triliun pada 2022

Selasa, 01 November 2022 - 20:45 | 21.19k
Jembatan Lembah Anai Padang Panjang, Sumatra Barat, dibangun menggunakan produk SIG (FOTO: Semen Indonesia for TIMES Indonesia).
Jembatan Lembah Anai Padang Panjang, Sumatra Barat, dibangun menggunakan produk SIG (FOTO: Semen Indonesia for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Mengalami tren kenaikan, PT Semen Indonesia (SIG) mencatatkan laba Rp1,65 Triliun pada periode Januari hingga September 2022. Pendapatan tercatat sebesar Rp25,28 triliun. 

Kemudian, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp17,94 triliun. EBITDA tercatat sebesar Rp5,73 triliun. Kemudian, Laba periode berjalan yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp1,65 triliun. 

Advertisement

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan pada 2022 perseroan mencatatkan peningkatan kinerja perusahaan di tengah tantangan persaingan industri yang tinggi serta kenaikan harga bahan bakar dan energi. 

EBITDA absolut tercatat 0,6% lebih tinggi menjadi Rp5,73 triliun dan marjin EBITDA meningkat 0,1% menjadi 22,7%. Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 18,9% menjadi Rp1,65 triliun.

"Dan marjin laba bersih meningkat 1,0% menjadi 6,5% dibandingkan tahun lalu," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia pada Selasa (1/11/2022).

Di tengah berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi, SIG secara konsisten berfokus pada strategi pengelolaan topline melalui pendekatan multibrand l dengan pangsa pasar yang dominan.

Kemudian, lanjut Vita, secara berkelanjutan melakukan pengendalian biaya untuk mencapai operational excellence melalui optimalisasi produksi dan jaringan distribusi, serta penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

"Ini untuk mencapai target dekarbonisasi melalui penurunan clinker factor dan peningkatan thermal substitution rate," imbuhnya.

Komitmen Dekarbonisasi Semen Indonesia 

SIG membuktikan resiliensi tak hanya dari capaian bisnis, tetapi juga operasional berkelanjutan yang menjadi daya saing Perusahaan. 

Hingga September 2022, SIG berhasil menekan emisi karbon hingga 591 kg CO2/ton semen atau turun sebesar 2,1% (setara 13 kg CO2/ton semen) yang dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar 1% menjadi 69,1%, dan peningkatan Thermal Substitution Rate (TSR) sebesar 1.6% menjadi 7,1%. 

Komitmen SIG pada upaya dekarbonisasi juga tercermin dalam Sustainability Framework yang menjadi acuan dukungan pendanaan untuk implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan Perusahaan. 

Keunggulan dari Produk dan Solusi Berkualitas 

Sebagai penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus fokus pada pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang berbeda-beda.

 Komitmen ini didukung dengan memastikan kualitas terbaik dan telah memenuhi Standar Nasional Industri (SNI). 

Selain memiliki lima merek semen yang kuat dan mendominasi pasar ritel di masing-masing wilayah yaitu Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, serta Semen Andalas, produk SIG juga telah teruji untuk mendukung kebutuhan pembangunan proyek besar dan infrastruktur seperti konstruksi jalan, konstruksi penghasil energi, konstruksi pelabuhan dan konstruksi gedung.

”Perseroan telah menerapkan sertifikasi ISO 9000 Series untuk memastikan mutu dan kualitas produk. Bahkan, laboratorium uji Perusahaan telah terkalibrasi dengan baik dan ini terbukti dari hasil uji sampel laboratorium yang mendapatkan nilai cukup baik dari Cement Concrete Reference Laboratory (CCRL). Web

"Kami terus mendorong pengembangan riset dan teknologi serta penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan, untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang berkekuatan tinggi dan ramah lingkungan yang kami hadirkan,” kata Vita Mahreyni menanggapi Semen Indonesia mencatatkan laba Rp1,65 Triliun pada 2022. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES