Ekonomi

Tekan Inflasi, Pemda DIY Bantu Distributor Ringankan Biaya Distribusi

Kamis, 17 November 2022 - 18:45 | 22.72k
Tekan Inflasi, Pemda DIY Bantu Distributor Ringankan Biaya Distribusi
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat berdialog dengan distributor dan pedagang di Pendapa Timur Pasar Beringharjo Jalan Pabringan Gondomanan, Yogyakarta. (FOTO: Korem 072 Pamungkas)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Guna menekan inflasi yang berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok, Pemda DIY dipastikan akan mengambil langkah dan peluang tanpa mengganggu peran yang dilakukan oleh distributor maupun pedagang.

Hal ini ditegaskan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat berdialog dengan bersama distributor dan pedagang pasar dengan tema ‘Upaya Pengendalian Inflasi Daerah’ di Pendapa Timur Pasar Beringharjo Jalan Pabringan Gondomanan Kota Yogyakarta, Kamis (17/11/2022).

Sebelumnya, Sri Sultan didampingi Danrem 072/Pamungkas, Kapolda DIY dan Forkopimda DIY memantau Pasar Kranggan dan Pasar Beringharjo untuk bertatap muka langsung dengan para pedagang guna mengetahui perkembangan harga, ketersediaan stok dan kelancaran distribusi komoditas bahan pokok.

Sri-Sultan-Hamengku-Buwono-b.jpg

Sri Sultan mengungkapkan apapun dilakukan untuk mengendalikan tingkat inflasi di DIY agar tetap terjaga dalam batas normal. Hal itu bertujuan agar harga kebutuhan pokok masih dapat terjangkau oleh masyarakat serta tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan.

"Kami akan membantu distributor untuk meringankan biaya distribusi. Jadi biaya transportasi yang diambil alih oleh Pemda DIY tidak masuk dari hitungan harga satuannya yang disediakan distributor untuk dijual kepada pedagang pasar," ungkapnya.

Dengan langkah itu, Sri Sultan yakin saya yakin harga masih cukup terjangkau dan relatif normal, karena biaya transportasi tidak masuk dalam komponen daftar harga kebutuhan pokok tersebut.

Terkait kebutuhan bahan pokok menjelang akhir tahun 2022, Gubernur DIY tersebut menegaskan bahwa stok pangan dan bahan pokok di DIY tidak ada masalah dan stoknya cukup untuk masyarakat. 

"Saya kira kami tidak ada masalah terkait stok pangan dan bahan pokok. Biasanya pada musim hujan seperti ini petani tidak mungkin menanam cabe dan bawang, namun bisa menanam lainnya. Jadi stok akhir tahun 2022 untuk DIY masih aman," pungkas Gubernur DIY.

Sementara itu, PJ Walikota Yogyakarta, Sumadi, menyampaikan dalam rangka untuk mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, segenap pedagang dunia usaha beserta Tim PPID dan masyarakat bersama sama menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok yang ada di beberapa daerah termasuk di pasaran untuk mengendalikan inflasi.

“Dalam hal ini bagi pihak terkait yang memiliki kemampuan atau wewenang mengendalikan inflasi, hendaknya wajib berpartisipasi aktif untuk mendukung upaya pemerintah dari Tim PPID dalam upaya pengendalian harga, agar tidak memberatkan dan masih bisa terjangkau untuk masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah,” terangnya. 

Saat ini ada 7 pasar tradisional potensial yang dikembangkan di Kota Yogyakarta untuk menjadi pasar ekonomi kreatif termasuk diantaranya adalah Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan dan Pasar Prawirotaman.

Sri-Sultan-Hamengku-Buwono-c.jpg

“Mudah-mudahan ini bisa terlaksana dengan baik sehingga bisa menambah semangat untuk menata kembali pasar tradisional,” harapnya.

Di sisi lain, Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Puji Cahyono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Korem 072/Pamungkas pada prinsipnya mendukung program Pemda DIYbdan siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mengendalikan inflasi di wilayah DIY.

Acara dialog Gubernur DIY bersama distributor dan pedagang pasar diakhiri dengan pemberian bantuan biaya distribusi Rp 2.000/Kg kepada perwakilan pedagang dan investor pasar yang diserahkan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.  

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK MH, Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Katarina Endang Sarwestri SH MH, Sekda DIY Kadarmanto Baskoro Aji, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo SH dan Kepala Disperindag DIY Ir Syam Arjayanti MPA. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES