Ekonomi

Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight, Startup Berpeluang Tarik Investor

Selasa, 22 November 2022 - 10:09 | 34.35k
Press conference dan paparan terkait penyelenggaraan Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight 2022, Selasa (22/11/2022). (Foto: Dok.BISA)
Press conference dan paparan terkait penyelenggaraan Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight 2022, Selasa (22/11/2022). (Foto: Dok.BISA)

TIMESINDONESIA, SURABAYAIndonesia Agrifood Startup & Tourism Insight (IASTI) 2022 yang diselenggarakan Business Indonesia Singapore Association (BISA) bekerjasama dengan Satu Tampa akan membuka jalan bagi masa depan startup dan inovasi di Indonesia.

Stephanus Titus Widjaja selaku Founder dan Director BISA mengatakan, Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight 2022 yang digelar di Kedubes RI untuk Singapura pada 25 November mendatang akan mengungkap wawasan tentang inovasi bisnis pasca pandemi Covid-19 melanda, sebab pelaku start up akan memaparkan usahanya ke calon investor.

Advertisement

"Saya sangat bangga kepada seluruh peserta yang datang dari Indonesia ke Indonesia Startup & Tourism Insight 2021 ini. Banyak startup yang bekerja keras untuk mewujudkan impiannya terutama dalam ketahanan dan penguatan di masa pandemi," kata Stephanus di Surabaya, Selasa (22/11/2022).

Mengusung tema "The Next Generation of Agritech & Sustainable Tourism", dengan fokus pada tantangan dan membawa kesadaran terhadap lingkungan, Stephanus juga menjelaskan tahun ini start up Insight muncul dengan ide "Agritech and Tourism" untuk membawa lebih banyak pengetahuan tentang teknologi hijau atau pertanian.

"Topik yang dibahas meliputi peningkatan ketahanan, adaptasi, kesehatan mental, ketahanan bisnis, dan membantu bisnis memahami bahwa ketahanan individu dan bisnis penting satu sama lain terutama selama pandemi," terangnya.

Indonesia-Agrifood-Startup-a.jpg

Salah satu investor yakni Tamara Singh menerangkan bahwa IASTI 2022 sangat berguna untuk memperkenalkan bisnis baru kepada pemodal dari Singapura dan bahkan Indonesia. Dan tentunya kesempatan ini tak boleh dilewatkan begitu saja oleh pendiri start up yang hendak mencari pendanaan untuk pengembangan usahanya.

"Acara seperti ini luar biasa dibuat dan alat yang sangat membantu. Sebagai Individu saya telah bekerja sekarang untuk terlibat dengan pemerintah Indonesia dan pembuat kebijakan untuk mencoba dan memberikan dukungan untuk UKM di Indonesia. Kita semua harus bertahan dan kita semua perlu saling membantu. Jadi, saya harap para start up terus mulai menggunakan alat ini yang tersedia," katanya.

Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo juga mengapresiasi IASTI 2022 dan berharap acara ini bisa digelar rutin tiap tahun.

"Saya memberikan dukungan yang sangat positif atas acara startup tahunan ini sebagai suatu platform yang perlu dilakukan tiap tahun sebagai sarana ajang internasional para generasi muda, khususnya startup agar lebih dikenal di dunia internasional lewat Singapura," ucapnya.

IASTI 2022  juga bekerjasama dengan Dolanesia, yakni platform digital yang dibentuk oleh tim dari berbagai negara untuk mendukung dan mempromosikan pariwisata Indonesia ke dunia.

Guna memotivasi pendiri startup yang mengikuti acara ini, pihak panitia juga mengundang beberapa tokoh sebagai pembicara, di antaranya Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo, Anton Wibowo selaku CEO Trendlines, Tatiana Gromenko Pendiri SGB,  dan Hastin Dumai sebagai Kepala Departemen Ekonomi KBRI Singapura.

Acara ini juga mendapat dukungan kuat dari atase pendidikan & kebudayaan KBRI Singapura yaitu Hastin Dumai dan IGAK Satrya., agar start up Indonesia mampu bangkit dan berkembang dari pandemi Covid-19 yang membawa dampak luar biasa bagi perekonomian.

Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight (IASTI) 2022 yang diselenggarakan Business Indonesia Singapore Association (BISA) bekerjasama dengan Satu Tampa akan membuka jalan bagi masa depan startup dan inovasi di Indonesia.

Stephanus Titus Widjaja selaku Founder dan Director BISA mengatakan, Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight 2022 yang digelar di Kedubes RI untuk Singapura pada 25 November mendatang akan mengungkap wawasan tentang inovasi bisnis pasca pandemi Covid-19 melanda, sebab pelaku start up akan memaparkan usahanya ke calon investor.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES