Ekonomi

Harga Sembako di Ngawi Melambung, Telur Ayam Tembus Rp30 Ribu Perkilogram

Kamis, 01 Desember 2022 - 19:10 | 24.43k
Suyatmi, salah satu pedagang sembako di Pasar Besar Ngawi menunjukkan telur ayam negeri yang naik harganya. (FOTO: Miftakul/TIMES Indonesia)
Suyatmi, salah satu pedagang sembako di Pasar Besar Ngawi menunjukkan telur ayam negeri yang naik harganya. (FOTO: Miftakul/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, NGAWI – Memasuki akhir tahun 2022, sejumlah harga sembako atau kebutuhan pokok di Kabupaten Ngawi mulai melambung. Pantaun di Pasar Besar Ngawi, kebutuhan pokok seperti harga telur ayam negeri, cabai, hingga bawang merah mengalami kenaikan yang signifikan.

Suyatmi salah satu pedagang sembako di Pasar Besar Ngawi mengatakan, sudah sejak beberapa hari terakhir harga-harga kebutuhan mulai merangkak naik. Dia menyebutkan, harga cabai jenis rawit dan kriting mulai naik. Termasuk bawang merah, dan telur ayam negeri juga mengalami kenaikan harga.

Advertisement

"Cabai, tomat, telur, dan bawang merah naik harganya," katanya kepada TIMES Indonesia, Kamis (1/12/2022).

Harga cabai rawit merah sebelumnya Rp25 ribu per satu kilogram, saat ini naik menjadi Rp35 ribu. Cabai rawit hijau, sebelumnya Rp22 ribu, kini naik menjadi Rp30 ribu setiap satu kilogram. Untuk telur ayam negeri, sebelumnya Rp27 ribu, saat ini dijual harga Rp30 ribu satu kilogram. Sementara harga bawang merah jadi Rp35 ribu perkilogram, dari sebelumnya Rp27 ribu.

"Mulai naik sejak 3 hari terakhir ini. Untuk bawang putih harganya masih normal. Tidak ada kenaikan," katanya.

Suyatmi beranggapan, naiknya harga kebutuhan pokok di pasaran sebab menjelang akhir tahun. Selain itu, juga karena bantuan pemerintah yang dibagikan kepada masyarakat saat ini diberikan dalam bentuk uang tunai. Bukan lagi berupa sembako.

"Mungkin karena bantuan pemerintah yang dibagikan berupa uang tunai. Biasanya kan berupa barang," kata Suyatmi menduga.

Wakil-Bupati-Ngawi-Dwi-Rianto-Jatmiko.jpgWakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko (FOTO: Miftakul/TIMES Indonesia)

Naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok menjadikan daya beli masyarakat menurun. Suyatmi mengatakan, para pembelinya banyak yang mengurangi belanjaan dibanding saat harga masih normal.

"Pembeliannya menurun. Biasanya satu kilogram, sekarang ada yang setengah kilo, seperempat kilo. Yang pasti ada penurunan," ucapnya.

TPID Pemkab Ngawi Turun Lapangan, Cek Inflasi di Pasar Besar

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko bersama dengan tim pengendalian inflansi daerah (TPID) langsung begerak cepat cek kondisi kenaikan harga di Pasar Besar Ngawi. Cek lapangan untuk memastikan inflasi masih dalam kondisi yang wajar.

Wabup Antok mengatakan, saat ini situasi dan kondisi Kabupaten Ngawi masih landai dan normal. Tidak banyak aktivitas masyarakat seperti hajatan, dan sebagianya yang biasanya hal itu memicu kenaikan harga-harga kebutuhan. Namun pihaknya tidak memungkiri, adanya kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan pokok.

"Ada beberapa komoditas yang terpantau naik harganya," kata Wabup Antok kepada awak media di Pasar Besar Ngawi.

Wakil-Bupati-Ngawi-Dwi-Rianto-Jatmiko-a.jpgWakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko bersama TPID meninjau kenaikan harga Sembako di Pasar Besar Ngawi. (FOTO: Miftakul/TIMES Indonesia)

Wabup Antok membeberkan, kenaikan harga terjadi pada komoditas beras premium. Beras premium kemasan 5 kilogram mengalami kenaikan harga Rp3 ribu. Kemudian juga telur ayam negeri, disebutnya naik antara Rp29 ribu - Rp30 ribu perkilogram, dari sebelumnya Rp24 ribu.

"Saat ini seharusnya permintaan dan kebutuhan barang-barang tersebut stabil. Tetapi ada kenaikan harga. Kita harap nanti ada kajian mengenai rantai distribusi. Mulai dari produsen, sampai ke pedagang," ucapnya.

Wabup Antok melanjutkan, untuk mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut, juga akan digelar operasi pasar, khususnya pada komoditas telur. Agar kemudian harga komoditas tersebut bisa kembali normal di pasaran Ngawi.

"Karena telur ini salah satu bahan pangan untuk mencukupi kebutuhan protein hewani. Dan juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kalau untuk komoditas lain, kita pantau harganya masih normal," papar Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, saat sidak harga sembako di Pasar Besar Ngawi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES