Ekonomi

Dongkrak Pendapatan UMKM, Hi Market Kembali Hadir di Galaxy Mall Surabaya

Senin, 12 Desember 2022 - 13:52 | 35.01k
Memeriahkan Hi Market tahun lalu.(Dok.Hi Market) Foto 2 : Animo pengunjung saat gelaran Hi Market tahun lalu. (FOTO: Dok. Hi Market)
Memeriahkan Hi Market tahun lalu.(Dok.Hi Market) Foto 2 : Animo pengunjung saat gelaran Hi Market tahun lalu. (FOTO: Dok. Hi Market)

TIMESINDONESIA, SURABAYAHi Market kembali mengadakan acara di Galaxy Mall Surabaya pada tanggal 16-18 Desember 2022 mendatang. Acara kali ini mengusung tema “Hi Jingle Town". Acara-acara yang dibawakan berupa Kids Performance, Live Music, Singing Performance, Talent Performance, dan masih banyak lainnya.

Hi Market juga menggandeng komunitas, influencer, blogger dan selebgram lainnya sebagai penunjang acara tersebut.

Advertisement

“Dengan diadakan nya pameran pada tanggal 16-18 Desember 2022 mendatang, saya dengan tim berharap dapat membantu proses pemulihan ekonomi kepada UMKM yang terdampak pandemic Covid-19 lalu," ucap Felany selaku Owner Hi Market, Senin (12/12/2022). 

Diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan backbone perekonomian Jawa Timur.

UMKM digadang akan menjadi tameng ekonomi pada resesi global pada 2023. Karena itu, Pemprov melalui Dinas Koperasi dan UKM Jatim terus gencar mengawal penguatan sektor bisnis menengah ke bawah itu. 

Hi-Market-2.jpg

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Andromeda Qomariah menyebut, kontribusi UMKM mencapai 57,81 persen terhadap PDRB Jatim pada tahun 2021. 

"Kontribusi ini memang kami hitung tahunan," jelas Andromeda. 

Jika dilihat dari perkembangan tahun lalu, kontribusi nilai tambah Koperasi dan UMKM Tahun 2021 terhadap PDRB Jawa Timur sebesar 57,81 persen atau meningkat sebesar 0,56 persen dibandingkan tahun 2020 (57,25 persen). 

Andromeda menjelaskan, ekonomi Jatim selalu didominasi oleh tiga sektor UMKM unggulan yaitu sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan. 

Berdasarkan data Sensus Ekonomi, UMKM sektor pertanian dan non pertanian mampu menyerap tenaga kerja 18,8 juta orang. Mereka terus berkembang untuk merespon tuntutan pasar. 

"UMKM Jatim masih menjadi backbone ekonomi Jawa Timur. UMKM saat ini juga menjadi primadona karena terus tumbuh dan berkembang," tandasnya. 

Sebagian besar UMKM yang bergerak di industri pengolahan merupakan pelaku usaha sektor makanan dan minuman. Sejak pandemi, sub sektor ini terus mengalami peningkatan. 

Pasalnya, selama pandemi tahun lalu banyak sektor fashion dan kriya menjajal peruntungan pada bidang makanan dan minuman tersebut. 

Mereka juga difasilitasi berkolaborasi dengan talenta muda yang tergabung dalam MJC (Millenial Job Center) untuk pembuatan desain logo kemasan, foto produk, sampai dengan pembuatan katalog digital. 

"Jadi makanan minuman perkembangannya sangat luar biasa. Untuk evaluasi kita biasanya melakukannya setiap akhir tahun," terangnya. 

Andromeda optimistis bahwa tahun 2022 perekonomian Jatim terus bangkit berkat dukungan dari pemerintah maupun stakeholder sesuai dengan tagline Optimis Jatim Bangkit yang diinisiasi oleh Gubernur Khofifah.

Oleh karena itu, Felany berharap Hi Market dapat membantu upaya pemerintah dalam memfasilitasi market bagi pelaku UMKM terutama sektor kuliner. 

Tingginya animo masyarakat terhadap kuliner merupakan titik awal terbentuknya Hi Market yang sudah beroperasi dari tahun 2015.

Hi Market adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembuatan event mulai dari awal proses perencanaan desain, acara kegiatan, partisi, lighting, sound, bahkan hingga promosi acara tersebut.

Hi Market sangat sering mengadakan acara pop up market di Surabaya dengan ratusan tenant dan mampu menghadirkan lebih dari 50.000 pengunjung setiap acara.

Kesuksesan Hi Market tidak berhenti sampai di sini saja. Hi Market terus mengembangkan pop up marketnya dengan merambah ke bidang entertainment. Ini merupakan salah satu Visi Hi Market untuk dapat menjadi one stop entertainment di mana masyarakat dapat menikmati hiburan, seminar, maupun pelatihan sekaligus dengan menikmati kuliner yang ada. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES