Ekonomi

Terpilih Sebagai Kabupaten Kreatif, Tekad Bantul Menjadi Kota Kreatif Dunia Semakin Kuat

Selasa, 13 Desember 2022 - 22:27 | 38.76k
Bupati Bantul menyerahkan cinderamata untuk Menteri Parekraft. (Foto: Humas Pemkab Bantul)
Bupati Bantul menyerahkan cinderamata untuk Menteri Parekraft. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Tekad Kabupaten Bantul menuju Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau jaringan kota kreatif dunia semakin kuat. Menyusul penetapan kabupaten Bantul sebagi satu dari sembilan Kabupaten Kota (Ka Ta) kreatif di Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Predikat Kabupaten Kota (KaTa) kreatif di Indonesia menunjukan ekosistem industri kreatif di Bantul sudah semakin kuat. Sebagai Kabupaten kreatif sektor kriya, Kabupaten Bantul sudah dapat menguasai hulu hingga hilir. Sehingga sektor kerajinan sudah mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Advertisement

Hal ini selaras dengan tujuan program KaTa Kreatif  sebagai program prioritas Kemenparekraft RI, guna menggali dan menumbuhkembangkan ekonomi kreatif di daerah. Serta mendorong kolaborasi pentahelix, agar sektor ekonomi kreatif menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Menindaklanjuti tekad Kabupaten Bantul, langsung dilaunching program Bantul menuju jaringan kota kreatif dunia. Peresmian dilakukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Selasa (12/12/ 2022). Peresmian digelar di Gedung Sapta Pesona kantor Kemenparekraf Jakarta. Acara ini dihadiri Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan jajaran Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Bantul.

Menteri-Parekraft-B.jpgSalah satu stand pada ajang BICRAFEST (Foto : Humas Pemkab Bantul)

Dalam sambutannya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan capaian Bantul sebagai kabupaten kreatif membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Setelah bergabung ke jejaring kota kreatif dunia, Bantul akan semakin tersohor. Sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas, untuk produk kerajinannya.

“Jika permintaan naik, maka volume produksinya meningkat. Sehingga akan menggerakkan ekonomi dari bawah sampai atas, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif,” tegas Abdul Halim Muslih.

Kekuatan Bantul ada pada sumberdaya manusia kreatif yang dimiliki. Karena terdapat Institusi pendidikan dengan program - program studi yang fokus pada seni dan budaya. Terkait dengan bahan baku, Bantul masih bergantung dengan wilayah lain. Namun ekonomi kreatif Bantul telah mapan dan bertahan dengan keterbatasan yang ada.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno berharap, pergerakan industri kreatif yang tengah digaungkan Kabupaten Bantul dapat membuka lebih banyak lapangan kerja. Sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, sebab peluang industri kreatif sangat luas.

Bahkan ekonomi kreatif, termasuk salah satu sektor ekonomi yang diandalkan. Karena mampu bertahan saat pandemi. Sehingga lewat sektor industri kreatif, kesempatan lapangan kerja semakin banyak.

Peluncuran Bantul Menuju Jejaring Kota Kreatif Dunia akan dibarengi rangkaian acara lain. Seperti Bantul International Craft and Folk Art Festival atau BICRAFEST. Acara ini berupa pameran yang menampilkan potensi industri kreatif Bantul. Acara digelar di The Ratan, Sewon, Bantul 12 hingga 14 Desember 2022. 

Di sela-sela pameran juga ditampilkan pertunjukan seni dan budaya. Pertunjukan ini untuk menghibur pengunjung yang melihat pameran serta workshop dan seminar terkait industri kreatif, yang dapat diikuti masyarakat umum.

Masih dalam rangkaian peluncuran Bantul Menuju Jaringan Kota Kreatif Dunia, akan digelar international fashion festival. Acara ini digelar di Gumuk Pasir, Pantai Parangtritis, 15 Desember 2022. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES