Ekonomi

300 Pelaku UMKM di Kabupaten Sleman Mendapat Fasilitas Sertifikasi Halal

Kamis, 05 Januari 2023 - 18:03 | 29.35k
Seorang pelanggan sedang menikmati kuliner di Café and Resto Omah Daren di Dusun Daren Kidul, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta. (FOTO: Dok. Resto Omah Daren)
Seorang pelanggan sedang menikmati kuliner di Café and Resto Omah Daren di Dusun Daren Kidul, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta. (FOTO: Dok. Resto Omah Daren)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Sebanyak 300 pelaku UMKM (Usaha Mikro Mecil Menengah) mendapat fasilitas sertifikasi halal. Sertifikasi itu difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Sleman. Program ini merupakan salah satu komitmen Pemkab Sleman untuk mendukung perkembangan UMKM.

Sekretaris Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, Endah Sri Widiastuti menyebutkan ada 300 pelaku UMKM di bidang kuliner yang mendapatkan sertifikasi halal. Pemberian sertifikasi halal tersebut bertujuan agar konsumen tidak ragu terhadap produk mereka dan diharapkan dapat meningkatkan penjualan.

Advertisement

Cafe-and-Resto-Omah-Daren-2.jpg

“Sertifikasi halal sangat penting dan memiliki nilai strategis bagi pengembangan produk. Ketika sudah dilengkapi dengan sertifikasi halal, maka konsumen tidak akan ragu untuk membeli produk mereka. Harapannya penjualan akan meningkat,” kata Endah, Kamis (5/1/2023).

Sebelumnya, para pelaku UMKM ini juga sudah diberikan pelatihan dalam mengolah makanan untuk meningkatkan kualitas produk. Selain itu, juga ada upaya fasilitasi pemasaran hingga pengemasan produk agar lebih menarik dan higienis.

“Kuliner kemasan yang dipasarkan harus menyantumkan tanggal kadaluwarsa. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dari para UMKM, sehingga layak mendapatkan sertifikasi halal dan juga memberikan jaminan kepuasan kepada konsumen,” tutur Endah.

Cafe-and-Resto-Omah-Daren-3.jpg

Endah mengatakan, dalam membantu pemasaran produk UMKM kuliner tersebut pihaknya menjalin kerja sama dengan Pemda DIY, pengusaha hotel dan toko modern untuk memasarkan produk UMKM Sleman. Pemasaran secara online juga dilakukan melalui Jendela UMKM Si Bakul.

“Kami juga bekerjasama dengan Dekranas Kabupaten Sleman untuk pemasaran produk UMKM. Lokasi ruang pameran Dekranasda Sleman yang berada di Jalan Magelang ini cukup strategis. Selama ini banyak bus-bus wisata yang singgah,” jelas Endah.

Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kabupaten Sleman, Muhammad Maksum mengapresiasi program Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Sleman yang akan memfasilitasi pelaku usaha dalam pengurusan sertifikasi halal.

Menurutnya, program tersebut sangat bagus mengingat di Kabupaten Sleman cukup banyak pelaku usaha kuliner yaitu makanan dan minuman. Seperti, rumah makan, resto, kafe, dan warung makan, warung kopi, dan beragam produsen makanan.

“Kami berharap, setiap tahun ada program sertifikasi label halal gratis bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Sehingga, bagi mereka pelaku usaha yang belum memiliki label halal masih memiliki kesempatan mengikuti program sertifikasi halal ditahun berikutnya,” tandas Owner Café and Resto Omah Daren yang berlokasi di Dusun Daren Kidul, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta ini.

Dengan adanya sertifikasi halal tersebut, lanjut Maksum, para konsumen akan lebih leluasa dan nyaman ketika menikmati aneka kuliner makanan dan minuman yang ada di rumah makan, resto, kafe, dan warung di wilayah Kabupaten Sleman.

“Kami, para pelaku UMKM di HPN Kabupaten Sleman siap mendukung dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Sleman untuk menyukseskan program sertifikasi halal tersebut,” pinta Maksum. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES