Ekonomi

Harga Cabai Rawit di Kabupaten Pacitan Anjlok, Harga Bawang Merah Melejit

Senin, 16 Januari 2023 - 12:03 | 100.64k
Pedagang di Pasar Minulyo, Lina Fauziah (30) mengaku harga cabai rawit anjlok menjadi Rp40 ribu per kilogram. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
Pedagang di Pasar Minulyo, Lina Fauziah (30) mengaku harga cabai rawit anjlok menjadi Rp40 ribu per kilogram. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Setelah sempat naik, kini harga cabai rawit di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur anjlok, sedangkan harga bawang merah justru semakin melejit. 

Sebelumnya, menjelang libur Natal dan Tahun Baru lalu komoditi cabai rawit mencapai kisaran Rp70-75 ribu per kilogram di pasaran. Namun, sepekan terakhir ada penurunan harga yang cukup signifikan. Sedangkan cabai rawit hijau dan keriting dipatok Rp40-45 ribu per kilogram. 

Advertisement

"Memang sempat naik, sekarang harga eceran Rp50 ribu per kilo, sebelumnya sampai Rp75 ribu," kata pedagang Pasar Minulyo, Lina Fauziah (30), Senin (16/1/2023). 

Meski harga cabai mengalami penurunan, tampaknya membuat para pedagang sedikit bernafas lega. Pasalnya, jumlah pembeli ada peningkatan minat, sehingga tak perlu khawatir terhadap penumpukan stok. 

"Tadinya orang beli eceran seperempat, sekarang menjadi sekilo dan seterusnya," terang Lina. 

Senada diungkapkan pedagang di Pasar Arjowinangun, Giyarti (50). Mahalnya harga cabai rawit berpengaruh pada tingkat penjualan. Padahal, dalam sehari ia harus menghabiskan stok 50 kilogram lebih.

Pedagang-di-Pasar-Minulyo-a.jpgWarindi (60) mengungkapkan harga bawang merah kian melejit. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia) 

"Kalau mahal belinya sedikit-sedikit, dua hari habis, besok pada beli lagi. 50 kilo harus habis dalam sehari," ujarnya. 

Sementara itu, komoditi bawang merah per hari ini mengalami kenaikan dari Rp27 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih mencapai Rp25 ribu per kilogram.

"Ini saya jualnya Rp30 ribu per kilo, tadinya Rp26 ribu. Kira-kira mulai 5 hari. Kalau sekarang beli dengan harga segitu, besok belum tentu sama pas dijual, begitu seterusnya," ucap pedagang bumbu dapur, Warindi (60). 

Selain itu, kondisi harga bahan pokok yang fluktuatif seperti ini diperkirakan berlangsung hingga menjelang perayaan Imlek mendatang. Para pedagang pun tampak ancang-ancang mengatur strategi supaya tidak merugi. 

"Konsumen biasanya beli Rp10 kilogram sekarang separuhnya. Biasanya sampai menjelang Imlek semua bahan pokok naik," jelasnya terkait harga bawang merah di Kabupaten Pacitan yang kian melejit. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES