Ramadan 2023, Pasar Modern Jual Kurma dan Sayuran Diminta Perhatikan Ketentuan Ini
Pasar modern di Kota Kediri terutama yang menjual pangan segar asal tumbuhan (PSAT) diminta untuk memperhatikan sejumlah ketentuan menjelang ...

KEIDIRI – Pasar modern di Kota Kediri terutama yang menjual pangan segar asal tumbuhan (PSAT) diminta untuk memperhatikan sejumlah ketentuan menjelang Ramadan 2023.
Seperti biasa, menjelang Ramadan, produk kurma mulai bermunculan baik di pasar modern dan supermarket. Dari sidak yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, masih ditemukan kurma dengan ijin yang belum sesuai.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Kartini mengungkapkan untuk PSAT yang memiliki masa simpan lebih dari 7 hari, wajib memiliki ijin edar dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan bukan dari BPOM.
Dalam sidak yang dilakukan DKPP Kota Kediri hari ini di sejumlah pasar modern ditemukan kurma dalam kemasan yang masih menggunakan ijin edar dari BPOM. Atas temuan ini, DKPP Kota Kediri meminta pasar modern untuk sementara menarik produk tersebut dan memastikan kembali ijin edar tadi kepada supplier.
"Selain itu sesuai aturan, label edar wajib permanen dan tidak mudah hilang. Karena menghadapi Ramadan dan konsumsi meningkat kami minta segera ditindaklanjuti. Kurma masuk karena memiliki masa simpan lebih dari 7 hari," ujar Kartini, Senin, (20/03/2023).
Hal yang sama menurutnya juga berlaku pada para penjual kurma dalam kemasan di tempat lain. Selain itu untuk produk makanan impor, juga diwajibkan memiliki sertifikat produk luar negeri atau PL. "Pasar modern harus menanyakan sertifikat produk luar negeri (PL) dari supplier, "tegasnya.
Sementara itu produk sayuran dalam kemasan yang mencantumkan label sayuran sehat, untuk memastikan kepada supplier apakah sudah memenuhi sertifikasi prima baik itu prima 3, prima 2 dan prima 1. Adapun sertifikasi itu sendiri bisa didapatkan melalui uji lab khusus. "Karena untuk konsumen, wajib betul-betul teruji keamanannya melalui uji lab," tukas Kartini.
Jenis PSAT sendiri meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan rempah-rempah. Sidak menyasar ke 5 pasar modern di Kota Kediri yang menjual PSAT meliputi Golden Swalayan, Borobudur, Samudra Supermarket, Superindo, dan Hypermart Swalayan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dimulai dari Senin (20/3) hingga Selasa (21/3).
"PSAT adalah bahan yang mengalami pengolahan minimal yang beresiko tinggi terhadap cemaran kimia, biologi, dan fisik mulai dari proses produksi, pasca panen, distribusi, penyimpanan hingga proses penjualan sampai ke tangan konsumen. Karena itu perlu adanya penjaminan/sertifikasi terhadap keamanan dan mutu PSAT," tutur Kepala DKPP Kota Kediri, Mohammad Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan jaminan keamanan pangan bagi konsumen. Terlebih memasuki bulan Ramadhan kebutuhan bahan pangan pasti meningkat, dibutuhkan pengawasan lebih ketat dari pemerintah demi memberi jaminan keamanan konsumen.
"Jelang bulan Ramadhan ini konsumsi bahan pangan seperti sayuran, buah-buahan pastinya akan meningkat. Jadi kita harap kita bisa memberi jaminan bahwa komoditas pangan yang ada di Kota Kediri sangat aman untuk dikonsumsi," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


