Ekonomi

Hebat, Produk Olahan Jamur Asal Kabupaten Blitar Tembus Pasar Internasional

Sabtu, 29 April 2023 - 10:53 | 123.97k
Beberapa produk olahan jamur hasil kreasi warga Talun Blitar
Beberapa produk olahan jamur hasil kreasi warga Talun Blitar
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BLITAR – Dua jempol patut diberikan kepada warga Kabupaten Blitar yakni Endah Purwantiyani. Perempuan yang tinggal di Kecamatan Talun ini berhasil membuat olahan jamur menjadi sebuah makanan yang menarik sekaligus menembus pasar internasional. 

Olahan jamur yang selama ini dikenal masyarakat luas hanya sebatas kripik jamur, tumis jamur dan lain sebagainya. Namun, ditangan Ibu Endah diolah menjadi berbagai produk makanan yang lezat dan bikin nagih. 

Advertisement

Beberapa olahan jamur hasil racikan Ibu Endah yakni dendeng ragi, rendang, blendi dan empal. Padahal, ke semua produk makanan tersebut berbahan dasar daging sapi tetapi, ditangan beliau bisa menjadi sesuatu yang beda. 

"Alhamdulillah, berkat usaha keras dan semangat tiada henti saya bisa membuat sebuah produk makanan yang beda. Hanya berbahan dasar jamur, dapat membuat berbagai macam produk makanan," katanya Sabtu (29/04/2023). 

Ibu Endah menyebut, untuk memproduksi berbagai olahan jamur menjadi menu makanan yang berkelas dan lezat ini membutuhkan sekitar 40 kilogram jamur. Kemudian, hasil olahannya akan dikemas dalam sebuah toples. 

"Selama ini, saya sudah mengirim produk jamur ke negara Hongkong hingga Turki. Sesuai permintaan dikemas dalam bentuk hampers yang berisi empat produk dan dijual dengan harga Rp 100 ribu," ujarnya. 

Selain permintaan dari mancanegara, lanjut Ibu Endah, produk olahan jamur asal Talun juga mendapatkan pesanan dari warga lokal Blitar dan daerah tetangga. Namun, jika dilihat secara detail penjualannya masih banyak yang dari luar negeri. 

"Kalau pengiriman ke luar negeri bisa mencapai 30 paket, dimana per paketnya ini berisi empat kemasan hampers. Sengaja dibuat begini karena produk olahan jamurnya ini diberikan sebagai oleh-oleh," terangnya. 

Tak berhenti disini saja, Ibu Endah juga membuka usaha restoran atau rumah makan yang semua menuanya berbahan dari jamur. Per porsi dijual seharga Rp 12 ribu dan selama ini sudah banyak pelanggan yang datang. 

"Dalam sehari, guna mencukupi kebutuhan permintaan di resto kami membutuhkan 25 kilogram dan di hari biasa omsetnya sekitar Rp 750 ribu sampai Rp 1 juta rupiah," imbuhnya. 

Terakhir, warga Kecamatan Talun Kabupaten Blitar ini berharap usaha olahan jamur yang sudah digeluti sejak tahun 2020 ini terus berjalan lancar, dikenal secara luas oleh masyarakat lokal maupun luar negeri dan menambah pendapatan keluarga. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES