Gunakan QRIS, Cara UMKM Raja Mendoan Kraksaan Permudah Transaksi Pembayaran
Kemajuan teknologi menuntut para pelaku usaha untuk beralih pada dunia digital. Kesempatan itu tak mau dilewatkan oleh UMKM Raja Mendoan Kraksaan ...

PROBOLINGGO – Kemajuan teknologi menuntut para pelaku usaha untuk beralih pada dunia digital. Kesempatan itu tak mau dilewatkan oleh UMKM Raja Mendoan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Meski berskala kecil, bisnis kuliner satu ini sudah menerapkan sistem pembayaran dan pemasaran digital.
UMKM Raja Mendoan Kraksaan merupakan kuliner lokal dengan bahan utama dari tempe mendoan. Namun, tempe itu bukan sembarang tempe. Apalagi tempe goreng yang biasa dijual di pasaran.
Produk UMKM yang digagas oleh pasangan suami istri, Sony Kurniawan dan Aufin Rochmatin itu, memiliki cita rasa berbeda dengan tempe lokal.
Selain itu, rempah-rempah yang digunakan juga berbeda. Selain dilumuri dengan tepung, ada pula racikan ramuan khusus yang membuat tempe ini betah lama-lama di lidah. Sehingga, rasa tempe mendoan ini semakin tak ada lawan.
Kuliner satu ini telah memiliki outlet di berbagai titik sekitar Kota Kraksaan, termasuk di Car Free Day setiap hari minggu pagi sekitar taman alun-alun. Meski baru berusia 5 bulan, kuliner yang dirilis awal tahun 2023 ini sudah banyak peminatnya.
Tak perlu khawatir, harga yang dibandrol setiap porsinya pun sangat ramah dompet. Meski terbilang murah meriah, namun kualitas rasanya tak bisa dibilang murahan. Nuansa tempe dan rasa bawangnya menghantui lidah penikmatnya sejak gigitan pertama.
Pecinta tempe mendoan ini dapat menikmati makanannya tepat saat kondisinya hangat. Sebab, tempe itu digoreng di lokasi. Agar penikmatnya bisa menyaksikan langsung produksinya yang menjaga kebersihan. Sehingga kuliner satu ini bisa tersaji dengan higienis.
Tempe mendoan yang disajikan dengan hangat tentu akan menambah nuansa estetika rasa di lidah. Terlebih lagi adanya racikan bumbu khas dapur yang bakal menambah rasa gurih dan renyah.
"Untuk seporsi harga 10.000 isi 3 tempe mendoan asli ya, bukan tempe biasa yang diiris tipis, dengan racikan bumbu dapur dan irisan bawang yang melimpah. Dalam seporsi itu juga dapat saus kecap khas raja mendoan dan cabe rawit," kata Aufin, warga Kelurahan Patokan Kota Kraksaan itu.
Manfaatkan Media Sosial Instagram
Setelah cukup lama berjualan offline, Aufin mulai beranjak ke pemasaran online untuk memperluas cakupan pasarnya. Sarana promosi yang dipilihnya berupa media sosial Instagram dengan nama akun Raja Mendoan.
Aufin juga cukup rutin untuk selalu mengunggah foto produknya setiap hari, lengkap dengan caption unik untuk promosi. Ia juga tak lupa untuk membocorkan sedikit resep rahasianya untuk menarik pelanggan.
Dari promosi online itu, Aufin memberikan pelayanan khusus bagi pelanggannya, yaitu delivery order dan COD untuk wilayah sekitar Kraksaan. Sehingga pembeli yang memesannya via online bisa mendapatkan dengan mudah tanpa harus antri panjang di outlet.
“Kami juga promosi di Instagram. Pembeli bisa cek sendiri di instagram kami. Kalau berminat bisa order langsung via DM atau hubungi via whatsapp dari nomor yang dicantumkan di bio instagram,” kata dia.
Permudah Pembayaran dengan QRIS
Untuk menunjang pelayanan yang mudah dan tidak ribet dalam penjualan online itu, Alfin juga telah menyiapkan QRIS BRI untuk mempermudah pembayaran. Sehingga transaksinya nanti tidak ribet untuk kembalian uang sisa.
“Biasanya kalau pesan antar itu ribet di kembalian uang sisa. Nah dengan QRIS ini transaksi lebih mudah dan cepat. Tidak perlu bawa uang receh untuk kembalian,” paparnya.
Sejak berjalan selama 5 bulan ini, Alfin sudah mulai merasakan manisnya berbisnis kuliner. Penjualan via online dan offline telah dilakukan secara bersamaan. Bahkan promosi di Instagram telah membantunya untuk memperkenalkan bisnisnya lebih luas lagi.
Terlebih, pembayaran dengan QRIS membuat transaksi semakin mudah. Pembeli pun tidak ribet harus menunggu kembalian kalau lagi tidak ada uang receh. Kecepatan pelayanan itu menjadi salah satu penunjang tingginya minat pelanggan di sekitar Kabupaten Probolinggo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


