Ekonomi

Jelang Perayaan Maulid, Harga Telur Ayam di Banyuwangi Meroket

Rabu, 20 September 2023 - 13:35 | 90.05k
Telur ayam ras di Pasar Banyuwangi, naik diharga Rp26.000 perkilogram. (FOTO : Anggara Cahya /TIMES Indonesia)
Telur ayam ras di Pasar Banyuwangi, naik diharga Rp26.000 perkilogram. (FOTO : Anggara Cahya /TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Jelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, beberapa sembako di Pasar Banyuwangi, Jawa Timur, menghadapi lonjakan harga. Harga telur ayam yang menjadi bintang utama dalam perayaan tradisi Endog-endogan ini pun tak luput dari kenaikan.

"Sudah hampir seminggu telur ayam ras merangkak naik Rp500 per harinya," kata salah satu pemilik toko telur di pasar Banyuwangi, Nur Inayah, Rabu (20/9/2023).

Inayah mengatakan, untuk harga telur ayam ras sendiri sekarang dibanderol dengan harga Rp26.000 per kilogram (kg), sedangkan di hari sebelumnnya selama sepekan, jenis ini masih menetap dengan harga Rp25.500 per kg.

Walau demikian, menurut Inayah, naiknya harga telur yang kini berada di harga Rp26.000 per kg terbilang cukup mahal. Meskipun tidak sampai menyentuh di angka Rp30.000 per kg,namun ia bisa memastikan jika harga tersebut bisa akan terus naik dengan melihat dari tahun-tahun sebelumnya.

"Patokan harga telur ayam ras itu bisa dikategorikan murah ya jika di harga Rp22.000 sampai Rp23.000 saja per kilonya," ungkapnya.

"Saya ambil dari supplier telur ayam ras hanya terpaut selisih Rp300 dari harga jual," imbuh Inayah.

Sama seperti maulid nabi tahun sebelumnya, Inayah menambahkan, harga telur selalu naik saat momen perayaan. Meski demikian penjualan telur tetap sama seperti hari-hari biasa. Dirinya juga tidak bisa menyetok banyak telur, hanya 1 atau 2 peti telur yang biasanya bertahan kurang lebih 3 harian.

"Telur itu cuma bertahan kurang lebih seminggu, makanya saya hanya bisa beli 1 atau 2 peti telur. Satu petinya itu dapat sekitar 15 kilogram telur ayam ras," tandas pemilik toko sembako Sumber Rezeki.

Sementara itu, petugas Pasar Banyuwangi, Arista Lila Candra juga membeberkan, bahwasanya setiap tahun menjelang perayaan maulid harga telur pasti naik. Bagi pedagang hal tersebut adalah fenomena tahunan yang umum terjadi.

"Tapi hal tersebut cukup memberikan dampak bagi pendapatan hingga penjualan pedagang dipasar," pungkas Aris sapaan akrabnya.

"Jika untuk harga telur ayam kampung sendiri satu butirnya dihargai Rp3.000. Karena jarang dijual kiloan, makanya tidak banyak pedagang yang menjual telur ayam kampung," tambah Aris.

Untuk itu Aris berharap, supaya kenaikan harga ayam ras setidaknya bisa stabil dan tidak terus mendongkrak naik pada saat momen menjelang perayaan Maulid Nabi.

"Jika bisa tidak sampai tembus angka Rp30.000-an lah," kata Aris. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES