Advertisement
Ekonomi

Pemda DIY Luncurkan 50 Becak Listrik, Tahun 2024 Siap Beroperasi

Pemda DIY telah meluncurkan sebanyak 50 Becak Kayuh bertenaga Alternatif (Berkreatif) atau becak listrik di Taman Parkir Ketandan, Ngupasan, Yogyakarta, Sabtu (23/12/2023 ...

TIMES Indonesia,
Pemda DIY Luncurkan 50 Becak Listrik, Tahun 2024 Siap Beroperasi
Pj Walikota Yogyakarta Singgih Raharjo ketika mencoba becak listrik disaksikan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X. (FOTO: Olivia Rianjani/TIMES Indonesia)
A-AA+

YOGYAKARTA Pemda DIY telah meluncurkan sebanyak 50 Becak Kayuh bertenaga Alternatif (Berkreatif) atau becak listrik di Taman Parkir Ketandan, Ngupasan, Yogyakarta, Sabtu (23/12/2023).

Peluncuran becak listrik itu sebagai respons tantangan lingkungan sekaligus konsep zero emisi. Hal ini sebagai jawaban terhadap masalah emisi gas rumah kaca yang merugikan. Zero emisi merujuk pada kondisi dimana tidak ada emisi gas berbahaya yang dilepaskan ke atmosfer selama suatu proses atau aktivitas. Fokus utamanya yaitu pada sektor energi, transportasi, dan industri, yang semuanya berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon dioksida (CO2) dan gas lainnya yang menyebabkan perubahan iklim.

Advertisement

becak-listrik-2.jpg
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X meluncurkan sebanyak 50 Becak Kayuh bertenaga Alternatif (Berkreatif) di Taman Parkir Ketandan, Ngupasan, Yogyakarta, Sabtu (23/12/2023). (FOTO: Olivia Rianjani/TIMES Indonesia)TIMES INDONESIA)

Turur hadir dalam peluncuran becak listrik itu, yaitu Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Pimpinan DPRD, Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal, Sekda DIY Beni Suharsono, Pj Walikota Yogyakarta Singgih Raharjo dan pejabat di lingkungan Pemda DIY.

Kepala Dinas Perhubungan Pemda DIY, Ni Made Dwipanti menjelaskan, peluncuran ini merupakan upaya Pemda DIY dalam melakukan penataan transportasi utamanya di Wilayah Perkotaan Yogyakarta yang mencakup sumbu filosofi.

Sebelumnya, pemerintah melakukan penataan becak yang dimulai dari pembuatan prototipe becak kayuh dengan penguat tenaga alternatif pada tahun 2022. Kemudian, pengujian dan penilaian prototipe dilaksanakan pada awal tahun 2023.

Sehingga, kali ini pengadaan becak kayuh dengan tenaga penguat alternatif telah ada sebanyak 50 unit itu, sudah berdasarkan hasil pengujian dan penilaian serta pembangunan stasiun pengisian untuk mendukung program ini.

Advertisement

Ditambah, untuk eksistensi moda transportasi tradisional khususnya becak kayuh yang telah diatur dari Perda 5 tahun 2016 semakin lama tergerus oleh keberadaan becak motor yang ilegal dan tidak sesuai dengan regulasi UU 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Adapun Zero emisi, menurut Ni Made, bukan sekedar sekedar tujuan ambisius, ini adalah keharusan untuk menjaga keingintahuan planet.

“Pengembangan ini dasar becak ini tidak menghilangkan kekhasan dari becak kayuh. Teknologi listrik ini berbeda dengan konsep yang adadi motor listrik. Teknologi listrik (Pedal Assist) yang digunakan pada becak bertujuan untuk memperingan kayuhan dan tidak menghilangkan kegiatan mengayuhnya. Selain itu, untuk menyimpan energi listrik yang diperlukan juga baterai yang dapat dilakukan pengisian daya dengan energi listrik dari PLN. Sehingga untuk mendukung operasional becak kayuh dengan energi alternatif ini dim lapangan maka diperlukan juga adanya Charging Station khusus untuk becak,” terang Ni Made Dwipanti usai peresmian becak kayuh itu.

Di sisi lain, Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal menyambut baik peluncurkan becak kayuh listrik ini. Pihaknya juga memastikan, kendaraan ini telah memenuhi legalitas undang-undang transportasi dan diakui sebagai tranaportasi publik.

“Ini adalah transportasi publik. Ini adalah deskresi daripada moda transportasi. Dan ini tidak menghilangkan ketradisionalan, sehingga betul-betul Jogja adalah kota yang sangat berbudaya," kata Alfian.

Becak listrikyang diproduksi tersebut memiliki kemampuan maksimal daya angkut sebesar 250 Kg dengan kapasitas 2 penumpang. Serta, disupport dengan sistem pedal assits motor mid drive 48 volt 750 Watt dan battery lithium 48 Volt 20 AH sebagai energi tambahan.

Dalam kesempatan tersebut juga melaunching Charging Station untuk pengisi daya becak kayuh, serah terima akta pendirian koperasi, dan launching PTIS. Pada tahun ini telah dibentuk 3 koperasi yang terdiri dari Koperasi Jasa Becak Wisata, Koperasi Jasa Becak Kayuh Yogyakarta dan Koperasi Jasa Abhyakta. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

O
PenulisOlivia Rianjani Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia