Ekonomi

Harga Cabai di Morotai Masih Tinggi, Tomat Ikut Mencekik

Jumat, 29 Desember 2023 - 12:01 | 21.22k
Stok cabai kriting dan cabai rawit milik pedagang di pasar CBD Morotai, Jumat, 28 Desember 2023. (Foto: Abdul H Husain/TIMES Indonesia).
Stok cabai kriting dan cabai rawit milik pedagang di pasar CBD Morotai, Jumat, 28 Desember 2023. (Foto: Abdul H Husain/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, PULAU MOROTAI – Harga pangan di pasar CBD Morotai masih sangat tinggi, terutama tanaman pangan jenis cabai dan tomat. Melambungnya harga cabai dan tomat ini, dapat memicu meningkatnya inflasi daerah saat Natal dan Tahun Baru 2024.

Hasil pantauan lapangan TIMES Indonesia di pasar Central Bisnis Distrik (CBD) Kabupaten Morotai, Maluku Utara, Jumat (29/12/2023) siang, harga cabai kriting serta cabai rawit masih sangat tinggi dan harga tomat pun naik dua kali lipat dari pekan lalu.

Untuk harga cabai kriting, para pedagang di pasar CBD menjual dalam dua fariasi harga, yakni Rp80-100 ribu perkilogram. Sementara untuk cabai rawit dijual pada kisaran Rp140-170 ribu perkilogram.

Kenaikan harga tomat terjadi pada pekan ini jelang Tahun Baru 2024. Melonjaknya harga tomat selain tidak ada stok dari petani Morotai dan semakin menipis stok milik pedagang, juga rata rata pedagang mengambil dari Manado, Sulawesi Utara.

Beberapa pedagang yang berhasil ditemui di pasar CBD Morotai membeberkan alasan naiknya harga cabai dan tomat. Mereka utarakan salah satu alasan kenaikan harga tomat dan cabai karena stoknya terbatas dan didatangkan dari luar Morotai.

"Harga cabai rawit masih mahal karena stoknya terbatas, tetapi diambil dari hasil petani Morotai. Sementara tomat stok lokal Morotai kosong, jadi kita ambil dari pedagang yang datangkan dari Manado. Untuk cabai keriting kita jual Rp100 ribu perkilogram, cabai rawit Rp160 ribu perkilogram atau percupa Rp20 ribu dan tomat Rp40 ribu perkilogram," ungkap Mba Fit, pedagang di pasar CBD Morotai.

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Ibu Ria. Ia menyebutkan untuk cabai ambil dari hasil tani di Morotai, cabai keriting dijual Rp80 ribu perkilogram, cabai rawit Rp140 ribu perkilogram atau satu cupa Rp20 ribu dan Tomat diambil dari Manado dengan harga cukup tinggi, sehingga dijual Rp40 ribu perkilogram.

Sementara Ibu Umra juga pedagang di Pasar CBD Morotai mengakui seluruh Tomat diambil dari pedagang yang datangkan dari Manado. Namun untuk cabai dirinya mengambil dari pedagang yang datangkan dari Subaim Halmahera Timur dan Tobelo Halmahera Utara.

"Untuk cabai keriting saya jual Rp80 ribu perkilogram, cabai rawit Rp170 ribu perkilogram atau satu cupa Rp20 ribu dan Tomat Rp40 ribu perkilogram. Tomat harganya naik karena didatangkan dari Manado dan harganya kami ambil juga mahal. Sementara cabai kriting saya ambil dari Subaim dan cabai rawit saya ambil dari Tobelo," terang Ibu Umra, pedagang di pasar CBD Morotai.

Diketahui, harga tomat pada pekan lalu perkilogram masih dalam harga normal, yakni Rp20 ribu perkilogram, kini harganya mencekik ke Rp40 ribu perkilogram. Sementara harga cabai pada pekan lalu masih disubsidi Pemkab Morotai melalui Dinas Pertanian, harga cabai kriting Rp40-60 ribu perkilogram dan cabai rawit Rp60 ribu perkilogram, kini cabai kriting melonjak ke Rp80-100 ribu perkilogram dan cabai rawit Rp140-170 ribu perkilogram.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES