Ekonomi

Perempuan Asal Malang Menang di Kompetisi Bisnis Nasional

Rabu, 07 Februari 2024 - 12:36 | 31.85k
Hesti saat menerima hadiah saat berhasil memenangkan ajang DSC bisnis Nasional. (Foto: Dok. DSC/TIMES Indonesia)
Hesti saat menerima hadiah saat berhasil memenangkan ajang DSC bisnis Nasional. (Foto: Dok. DSC/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Mengikuti kompetisi bisnis skala nasional bukanlah perjuangan mudah, seperti yang dilakukan perempuan asal Malang bernama Hesti Rosa Wulansari. Ia berhasil meraih kategori Most Progressive Challengers dalam program Diplomat Success Challenge (DSC) Season 14. 

Dalam ajang ini, perempuan yang juga CEO dari Mebiso.com berkompetisi dengan lebih dari 29.780 proposal yang terdaftar di seluruh Indonesia. Perjalanannya pun dimulai sejak babak penyisihan hingga final yang hanya menyisakan 12 finalis saja.

Hesti sendiri dalam ajang ini membawa brand Mebiso.com yang merupakan platform digital satu-satunya asal Jawa Timur yang berhasil menembus babak akhir.

"Saya melewati perjalanan yang cukup panjang dan berhasil menjadi salah satu orang yang bisa sampai babak final. Mulai dari penyisihan menjadi 2.500 finalis yang lolos vlog pitch. Dilanjutkan menjadi 450 finalis yang lolos seleksi nasional," ujar Hesti, Rabu (7/2/2024).

Ia mengaku, selama kompetisi ini banyak belajar tentang dunia bisnis. Bahkan, ia mampu bertemu dan memperkenalkan bisnis yang ia bawa dari Malang ke para relasi dan founders seluruh Indonesia.

"Menurut saya menambah wawasan dan pengetahuan yang bisa meyakinkan lagi bagaimana caranya memimpin perusahaan. Jadi menurut saya, pembelajaran yang saya dapat di DSC akan saya terapkan ketika saya kembali ke dunia bisnis," ungkapnya.

Perjuangan dalam menjalani kompetisi tersebut tidaklah mudah. Hesti harus menjawab berbagai tantangan, mulai dari mengikuti wajib militer (wamil) hingga terjun langsung ke lapangan untuk praktik berjualan dan membuat kegiatan.

"Banyak hal berkesan yang saya dapatkan. Mulai dari mentoring dan mendapatkan pengalaman langsung," katanya.

Perjalanan panjang itu membawanya mampu mendapat predikat Most Progressive Challenger dalam DSC Season 14 ini dan mendapatkan danah hibah sebesar Rp30 juta.

Perlu diketahui, Mebiso.com ini merupakan jasa merek yang menggunakan sistem AI yang membantu pengusaha melindungi mereknya secara real time dan affordable. Sepanjang tahun 2023, sudah ada ribuan merek yang melakukan pendaftaran melalui JasaMerek.com by Mebiso. Ke depan, diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 10 persen per tahun. 

Terhitung, sejak bulan Mei 2023 hingga Januari 2024, sudah ada 3.378 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengan (UMKM) yang memanfaatkan Dokumen Hasil Analisis (DHA). Artinya, ada tiga ribu lebih pelaku usaha yang meminimalisir usul tolak saat melakukan pendaftaran merek.

Hingga saat ini, tercatat pelaku UMKM yang melakukan pengecekan merek melalui platform Mebiso.com sebanyak 267.006. 

"DHA ini mampu mengukur prosentase keberhasilan pendaftaran merek. Pelaku usaha yang belum mendaftarkan mereknya bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Setelah mendapatkan hasil DHA, jika hasilnya lebih dari 50 persen, bisa melanjutkan untuk daftar merek agar tak ditolak saat daftar," jelasnya.

Hesti menjelaskan, Mebiso.com merancang Trademark Analyzer dengan mengadopsi artificial intelligence (AI) yang memudahkan pelaku usaha untuk mengetahui dan lebih meyakinkan seberapa besar prosentase keberhasilan merek yang akan didaftarkan.

"Kami berharap dengan fitur yang kami ciptakan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya para pelaku usaha mendaftarkan dan melindungi merek dagangnya. Fitur Mebiso.com ini yang akan mengakomodir kebutuhan tersebut," ucapnya.

Sebagai informasi, Diplomat Success Challenge (DSC) merupakan program kompetisi kewirausahaan yang memberikan kesempatan kepada kaum muda Indonesia yang berani berwirausaha untuk memperoleh hibah modal usaha total Rp2,5 miliar pendampingan serta edukasi. 

Selain fokus pada karya untuk Indonesia, DSC Season 14 juga memberikan perhatian pada pemanfaatan bahan-bahan lokal. Melalui inovasi, generasi muda diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi produknya, juga berkomitmen kuat terhadap keberlanjutan.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES