Advertisement
Ekonomi

Geliat Ekonomi di Sukosari Bondowoso, Rest Area hingga Tempat Nongki

Geliat ekonomi pelaku UMKM di Desa Sukosari Kecamatan Sukosari Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, semakin pesat.  ... ...

TIMES Indonesia,
Geliat Ekonomi di Sukosari Bondowoso, Rest Area hingga Tempat Nongki
Rest Area di Kecamatan Sukosari Bondowoso yang berada di perlintasan menuju Kawah Ijen dan selalu ramai pengunjung. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Geliat ekonomi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Desa Sukosari Kecamatan Sukosari Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, semakin pesat. Menempati bangunan aset Desa Sukosari, sekitar 20 UMKM melakukan kegiatan ekonomi di lokasi tersebut. 

Rest area di Jalan Sukosari-Ijen tepatnya sebelah timur Kantor Kecamatan Sukosari, bisa jadi tempat nongkrong tempat istirahat bagi wisatawan yang ingin ke Kawah Ijen. Lokasi UMKM juga bersebelahan dengan masjid Zainul Huda, sehingga memudahkan pengunjung yang ingin beribadah.

Advertisement

Berbagai kuliner tersedia di rest area tersebut, mulai dari makanan berat, jajanan ringan, gorengan dan berbagai jenis minuman. Rest Area Sukosari bisa menjadi penyangga ekonomi yang menyediakan produk hilir Kopi Java Ijen-Raung. 

Lokasinya masih berdekatan dengan daerah penghasil kopi terbaik di Bondowoso. Yakni Kecamatan Sumberwringin dan Kecamatan Ijen. Bahkan di Sukosari  banyak petani dan pengusaha kopi terkenal. 

Salah seorang pengunjung, Pak Gibran menjelaskan, sebelumnya lokasi tersebut sangat sepi apalagi di malam hari. 

“Gak seramai ini, apalagi dulu UMKM tidak terpusat seperti sekarang. Dulu masih berjualan di pinggir jalan tapi sekarang bagus,” kata dia. 

Pria asal Kota Bondowoso itu mengaku ada kegiatan Ramadan di sekitar rest area, kemudian ia mampir untuk mencari makan.

Advertisement

Meskipun ada di daerah yang terbilang masuk kategori pinggiran, konsep rest area sudah terbilang sangat bangus dan rapi. Meskipun mungkin ada beberapa yang perlu diperbaiki.

“Misalnya penataan parkir dan kebersihan di sekitar rest area tersebut,” terang dia, Sabtu (6/4/2024). 

Ia juga menyarankan, agar di rest area itu juga disediakan stand oleh-oleh khas Bondowoso, seperti kopi Java Ijen-Raung, tape dan beberapa produk asli Bumi Ki Ronggo. “Semoga ke depannya tambah bagus,” harap dia. 

Sementara Camat Sukosari, Probo Nugroho menjelaskan, UMKM mulai ramai menempati lokasi tersebut saat ada pelebaran jalan yang terhubung ke loaksi wisata alam di Ijen. 

“Awalnya mereka banyak berjualan di pinggir jalan. Bahkan sebelumnya bangunan ini sempat tidak ditempati,” kata dia. 

Selaku pemangku wilayah, pihaknya memang selalu mensupport kegiatan masyarakat, termasuk di bidang ekonomi.

“Memang beberapa masih butuh pembenahan,” imbuh dia. 

Lokasi rest area ini juga diuntungkan karena bersebelahan dengan lapangan Sukosari, sehingga ada lokasi untuk parkir mobil.

“Lapangan ini yang biasa kita tempati upacara,” ungkap mantan Kabid di Diskominfo tersebut. 

Menurutnya, aktivitas ekonomi di rest area tersebut berlangsung hingga larut malam, bahkan pengunjung juga datang dari kecamatan sebelah.

“Saya pasti di sini kalau ngopi, karena dekat dari rumah dinas dan kantor kecamatan,” terang dia. 

Ia berharap kegiatan ekonomi tersebut dapat menyejahterakan masyarakat di Kecamatan Sukosari dan ke depan semoga lebih maju.

"Potensi untuk terus berkembang ada karena lokasinya berada di perlintasan menuju Kawah Ijen,” ucap Probo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia