Ekonomi

Durian Kleting Kuning, Kenikmatan Kelas Dunia dari Ngantang Kabupaten Malang

Minggu, 07 April 2024 - 14:35 | 53.96k
Seorang petani ketika memanen durian Kleting Kuning Ngantang Kabupaten Malang yang mantap aroma khasnya. (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)
Seorang petani ketika memanen durian Kleting Kuning Ngantang Kabupaten Malang yang mantap aroma khasnya. (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang memang identik dengan komoditi durian yang selalu dicari masyarakat.

Salah satunya, sentra buah durian Kleting Kuning, yang ada di wilayah dataran tinggi. Tepatnya, di wilayah Dusun Sido Mulyo, Desa Sumber Agung, Ngantang, Kabupaten Malang. 

Durian Kleting Kuning atau disebut juga Indonesian ethnic durian adalah durian dengan kekhasan aroma harum yang mantap, buahnya tebal, manis dan lembut saat disantap di mulut. 

durian-Kleting-Kuning-Ngantang-2.jpgTim peneliti FIB UB bersama beberapa mahasiswa asing yang tertarik mengkonsumsi durian Kleting Kuning karena menyehatkan (FOTO: Amin/TIMES Indonesia). 

Penamaan durian yang ditanam di atas ketinggian 660 mpdl tersebut, terinspirasi dari cerita rakyat yang sangat melegenda di Indonesia, yaitu 'Ande-Ande Lumut'. 

Cerita tersebut punya hikmah akan kesabaran seorang putri bernama Kleting Kuning, yang konon ternyata adalah Putri Sekartaji, sampai berhasil bertemu suaminya, Ande-Ande Lumut yang tak lain adalah Raden Panji Asmarabangun. 

Kekhasan durian Kleting Kuning Ngantang juga yang menarik tim peneliti dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) Malang. Tim peneliti ini sempat mengajak diskusi beberapa mahasiswi asing dan mengenalkan langsung durian asli Ngantang ini, Senin (1/4/2024). 

durian-Kleting-Kuning-Ngantang-3.jpg

Dr. Lilik Wahyuni, salah satu tim peneliti dari Fakultas Ilmu Budaya UB mengungkapkan, penelitian ini awalnya adalah program pengabdian masyarakat yang dipimpinnya dan dilakukan pada 2023 lalu. 

Sebelum diskusi tersebut, tim peneliti terlebih dahulu melakukan beberapa kali kunjungan dan pengamatan ke kebun durian di Ngantang. Dalam kunjungan tersebut, lanjutnya, pernah juga didampingi Yayasan Durian Indonesia dan konsultan menanam durian asal Malaysia. 

"Kesabaran seorang Kleting Kuning dalam legenda rakyat Andhe-Andhe Lumut diibaratkan oleh petani di Ngantang, sama halnya dengan perjuangan petani untuk menanam, merawat pohon durian, hingga akhirnya bisa dipanen," terang Lilik Wahyuni.

Sementara itu, Maya Diah Nirwana, SSos, MSi, ketua penelitian dari FISIP UB mengatakan, bahwa durian memiliki khasiat untuk kesehatan. Mengutip informasi Kementerian Pertanian RI, bahwa tiap 100 gram durian mengandung protein, lemak, vitamin A, vitamin C, magnesium dan fosfor, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia. 

Dikatakan Maya, diskusi ini bagian dari penelitian dengan beberapa dosen dibantu beberapa mahasiswa UB. Tema penelitian, adalah 'Strategi Komunikasi Keaslian Durian Unggul Indonesia untuk Mengurangi Permusuhan Wisatawan Mancanegara pada Suasana Makanan Etnik di Indonesia' . 

“Supaya orang asing yang tidak tahan bau durian bisa dengan nyaman makan durian, maka kami mengkreasikan durian Kleting Kuning ini diolah menjadi es teler. Tetapi banyak juga orang asing yang suka dengan durian yang dimakan secara langsung,” demikian dijelaskan Maya Diah, Minggu (7/5/2024). 

Ia mencontohkan, seorang mahasiswi asal Tiongkok lebih suka durian dimakan secara langsung daripada dibuat es teler. Tetapi, mahasiswi asal Thailand ada juga yang suka makan es teler durian Kleting Kuning. 

Dalam kesempatan diskusi yang sempat digelar tersebut, lanjut Maya, tim peneliti membuat sendiri es telernya untuk dinikmati para mahasiswi asing peserta diskusi. 

Sesuai pengakuan beberapa mahasiswi asing asal Thailand tersebut, Menurut Maya, durian Kleting Kuning lokal khas Ngantang ini, sangat disukai dan enak rasanya. 

Seorang petani durian Kleting Kuning, Amad menuturkan, memang sebaiknya durian dimakan langsung, meskipun bisa disajikan dengan bahan makanan atau minuman yang lain. 

Di Ngantang Kabupaten Malang sendiri, ada ratusan hektare sentra kebun durian. Menurut petani, masa tanam durian sampai berbuah bergantung panjang bibit saat ditanam. Untuk bibit kecil 1 meter, diperkirakan 3 sampai 5 tahun panen. Jika tinggi bibit 2 meter, lebih singkat masa panennya, yakni 3-4 tahun. 

Ingin merasakan manisnya buah durian nan empuk dan beraroma nikmat? Durian Kleting Kuning khas Ngantang Kabupaten Malang pilihan terbaiknya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES