Ekonomi

Harga Tomat Melonjak, Pedagang di Probolinggo Keluhkan Kenaikan

Senin, 22 April 2024 - 09:11 | 78.83k
Ilustrasi pedagang sayur. (Foto Dok/TIMES Indonesia)
Ilustrasi pedagang sayur. (Foto Dok/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOHarga tomat di Kabupaten Probolinggo telah melonjak selama beberapa pekan terakhir, menyebabkan kekhawatiran di kalangan pedagang.

Amsia, seorang pedagang nasi lalapan di Kraksaan, mengungkapkan, meskipun harga tomat seharusnya mengalami penurunan, namun kenyataannya harga masih tetap tinggi.

Sebelumnya, harga tomat sempat mencapai Rp 40 ribu per kilogram, namun saat ini turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Meski begitu, harga tersebut masih dianggap tinggi oleh pedagang. Situasi ini membuat Amsia bingung, karena ia harus mengurangi takaran dalam pembuatan sambal lalapannya.

“Namanya aja ada yang dikurangi, pasti tidak sedap. Sehingga takut konsumen lari,” ucap Amsia.

Menanggapi hal ini, Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Mahdinsareza, menjelaskan, tomat termasuk dalam jenis barang pada Indek Perubahan Harga (IPH).

Meskipun demikian, kenaikan harga tomat ini tidak cukup mempengaruhi IPH di Kabupaten Probolinggo.

Mahdinsareza menyebutkan, kenaikan harga tomat dipengaruhi oleh faktor masa panen dan permintaan yang tinggi.

"Tomat kan komoditi fresh. Jadi, kenaikannya memang fluktuatif" ujarnya.

Pihaknya akan terus memantau perkembangannya dalam satu minggu ke depan untuk melihat apakah harga tomat akan tetap naik atau mulai stabil. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES