Ekonomi

90 UMKM di Kabupaten Pangandaran Masuk Program UMKM Naik Kelas

Kamis, 02 Mei 2024 - 15:53 | 73.73k
Pendamping UMKM Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Perdagangan Perindustrian Pangandaran Ruly Abdul Ramdan menunjukan produk pelaku UMKM lokal. (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
Pendamping UMKM Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Perdagangan Perindustrian Pangandaran Ruly Abdul Ramdan menunjukan produk pelaku UMKM lokal. (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – Sebanyak 90 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berhasil masuk program UMKM naik kelas.

Pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Perdagangan Perindustrian Kabupaten Pangandaran Ruly Abdul Ramdan mengatakan, jumlah UMKM yang tercatat di Pangandaran sebanyak 98.290 UMKM.

"Program UMKM Naik Kelas ini merupakan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merupakan tindak lanjut dari program UMKM Juara," kata Ruly Kamis (2/05/2024).

Ditambahkan Ruly UMKM yang masuk pada UMKM Naik Kelas tersebut juga yang memiliki kategori berbahan baku hasil bumi dan hasil laut di Pangandaran dengan berbagai jenis serta memiliki potensi ekspor.

"Kedepan 90 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pangandaran yang masuk program UMKM Naik Kelas bakal mendapat pelatihan dan temu buyer," tambah Ruly.

Kegiatan pelatihan dan temu buyer itu sebagai pemutus mata rantai tengkulak dan percaloan pemasaran hasil produksi Industri Kecil Menengah (IKM) di Pangandaran.

"Langkah ini juga sebagai upaya meningkatkan kualitas produk dan daya saing pasar. Kenaikan kelas ini menjadi dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal," jelas Ruly.

Peningkatan kualitas dan daya saing produk-produk UMKM Pangandaran menjadi fokus utama dalam program pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.

Dengan bimbingan yang intensif, 90 UMKM berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal inovasi, manajemen dan pemasaran.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Perdagangan Perindustrian Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida mengatakan, program UMKM Naik Kelas tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM.

"Peningkatan kelas ini bukan hanya menjadi pencapaian bagi para pelaku UMKM, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun ekonomi yang tangguh di Pangandaran," kata Tedi.

Para pemilik UMKM yang berhasil masuk program UMKM Naik Kelas merasa bahagia atas pencapaian tersebut.

Mereka merasa sangat bersyukur dan terbantu dengan program pembinaan yang diberikan karena produknya akan semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat tidak hanya di Pangandaran, tetapi juga di luar daerah.

Program UMKM Naik Kelas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas produk. Diharapkan UMKM Pangandaran dapat semakin bersaing secara global dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES