Ekonomi

Eks Playground di Kota Malang Bakal Disulap jadi Pasar Rakyat UMKM

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:38 | 14.99k
Lokasi eks playground di belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Malang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Lokasi eks playground di belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Malang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pemkot Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berencana bakal mengubah lahan bekas (eks) Playground di Jalan Cianjur, Kecamatan Klojen menjadi Pasar Rakyat UMKM.

Nantinya, Pemkot Malang bakal bekerjasama dengan pihak ketiga untuk mewujudkan rencana perubahan lahan taman bermain yang sudah terbengkalai sekian tahun itu.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan, dengan konsep pasar rakyat, pemerintah berharap dapat menggalakkan hilirisasi ekonomi mikro di kota Malang.

"Kami ingin membuat hilirisasi ekonomi mikro di pasar itu. Jadi semua produk kami datangkan dari petani, kita bantu proses packaging (pengemasan) agar layak. Jadi ada market place di situ, mulai dari produksi sampai penjualan," ujar Eko, Selasa (28/5/2024). 

Pasar tersebut rencananya bakal diberi nama 'Pasar Rakyat UMKM Ngalam' yang memiliki dua elemen utama, yakni fresh market dan market place yang menjadi landasan berdirinya pasar tersebut. 

Menurut Eko, fresh market sendiri merujuk pada konsep pasar yang menyediakan produk-produk segar dan berkualitas langsung dari produsen, yakni petani ataupun pelaku UMKM Kota Malang. 

Di sisi lain, lanjut Eko, market place juga merupakan tempat di mana berbagai produk bisa ditawarkan dan diperjualbelikan, mulai dari tahap produksi hingga penjualan. 

"Jadi nanti tempat berkumpulnya mulai dari produsen sampai konsumen. Konsepnya boleh pasar rakyat, tapi sistemnya boleh modern. Karena kita menuju manajemen modern," ungkapnya.

Rencananya, realisasi pembangunan pasar rakyat di eks Playground tersebut bakal dilaksanakan tahun 2024 ini.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan menyebut bahwa potensi investasi proyek pasar rakyat ini mampu mencapai Rp100 miliar. 

"Saya harap langkah ini memberikan dampak positif untuk ekonomi Kota Malang dan memberi peluang lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar juga," ucap Arif. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES