Ekonomi

Pesatnya Pemulihan Pariwisata di Bali, Platform Hybrid Booking Catat di Atas 100 Persen

Selasa, 02 Juli 2024 - 09:58 | 20.42k
Situasi di kantor booking engine PT. Reservasi Indonesia Sejahtera di Bali (Istimewa)
Situasi di kantor booking engine PT. Reservasi Indonesia Sejahtera di Bali (Istimewa)

TIMESINDONESIA, BALI – Pandemi Covid-19 secara global telah meluluhlantakkan perekonomian dunia, pun termasuk di Bali. Sektor pariwisata yang menjadi income andalan Pulau Dewata ini mengalami kelumpuhan.

Kendati demikian, usai melandai di Maret 2022, pemulihan pariwisata di Bali diungkap CEO sekaligus Founder PT Reservasi Indonesia Sejahtera, Handhika Wicaksana, terbilang pesat.

"Pemulihan pariwisata Bali pasca pandemi terbilang lumayan cepat, katanya, Selasa (2/7/2024).

Berdasarkan data bookingan di platform Hybrid Booking yang dibangunnya, tercatat capaian kenaikan bookingan di atas 100%.

"Kondisi ini jauh lebih membaik dibandingkan saat pandemi karena selama Covid itu sama sekali gak ada ya alias Nol,” ungkapnya, 

Pulihnya pariwisata Bali dikatakan Handhika Wicaksana terekam sejak Maret 2022 berdasarkan data pemesanan akomodasi yang semakin naik.

"Di mana  saat itu terjadi pemulihan booking-an mencapai 30%," rincinya.

Pemulihan bookingan melesat sampai 80% pada pada 2023 dan itu melewati 100% di tahun 2024 yang diakuinya lebih tinggi dari sebelumnya.

“Sudah pulih? Ya sudah. Sejak 2022 awal. Sudah normal, jauh daripada normal lagi ini. Serius. Kami lihat parameter dari situ saja,” sebutnya.

Adanya trend direct booking yang semakin meningkat pasca pandemi dikarenakan tamu merasa lebih nyaman dan fleksibel.

Handika mencontohkan, jika si tamu ingin melakukan konfirmasi pembatalan atau perubahan jadwal maka tamu langsung terkoneksi dengan pihak perusahaan langsung.

"Hal ini mempermudah komunikasi antara tamu dan penyedia layanan. Bisa langsung dengan pihak perusahaannya, kan. Tanpa melalui pihak ketiga nih,” cetusnya.

Kondisi ini dinilai memberi nilai plus dari sisi penyelenggara dimana pihaknya pun mendapatkan kepastian bahwa pemesanan yang dilakukan oleh calon tamunya yang telah disertai dengan pembayaran.

“Kedua belah pihak aman, dari sisi tamu aman. Dari pihak penyelenggara juga aman,” jelasnya.

Pulihnya pariwisata di Bali juga diperkuat dengan data yang dirangkum BPS Bali dimana tercatat kenaikan kedatangan wisatawan dan tingkat hunian kamar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Provinsi Bali pada bulan Mei 2024 tercatat sebanyak 544.601 kunjungan.

Angka ini naik 8,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 503.194 kunjungan.

Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang pada bulan Mei 2024 tercatat sebesar 66,10 persen, naik sebesar 8,41 poin jika dibandingkan dengan bulan April 2024 yang tercatat sebesar 57,69 persen.

Sementara itu, TPK hotel non bintang tercatat sebesar 47,02 persen, naik 2,97 poin dibandingkan bulan April 2024 yang tercatat sebesar 44,05 persen.

Maneh Mansak, salah satu wisatawan domestik asal NTT, yang sedang menikmati indahnya pantai Kuta menyebut bahwa pariwisata di Bali menjadi salah satu magnet bagi wisatawan di seluruh dunia untuk datang berkunjung.

"Bali menjadi salah satu destinasi impian di dunia karena sumber daya alamnya yang cantik didukung budaya yang unik sehingga wisatawan tidak bosan saat datang ke Bali," sebutnya.

Salah satu kenyamanan berlibur, diakuinya memang tak lepas dari bagaimana wisatawan dapat mengelola liburannya melalui platform digital hybrid booking.

"Jadi liburannya dapat terencana dan kita hanya tinggal duduk manis tanpa dipusingkan dengan akomodasi dan fasilitas yang didapatkan selama berlibur," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES