Ekonomi

Presiden RI Jokowi Resmikan Pembangunan Pasar Tempe Sengkang, Sulsel

Jumat, 05 Juli 2024 - 13:10 | 3.04k
Presiden RI Jokowi didampingi Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono saat Pasar Tempe Sengkang di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (5/7/2024). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Presiden RI Jokowi didampingi Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono saat Pasar Tempe Sengkang di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (5/7/2024). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESINDONESIA, TAKALAR – Dalam waktu yang bersamaan dengan peresmian Bendungan Pamukkulu,  Presiden RI Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono juga meresmikan selesainya pembangunan Pasar Tempe Sengkang di Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (5/7/2024).

Hadir pula mendampingi Presiden RI Jokowi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Anggota Komisi V DPR RI Hamka Kady, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh, dan Pj. Bupati Takalar Setiawan Aswad.

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan/rehabilitasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh). 

Pasar-Tempe-Sengkang-2.jpg

“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Basuki.

Pasar Tempe Sengkang merupakan pusat pendistribusian bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat Kabupaten Wajo. Setelah bencana kebakaran yang terjadi pada Agustus 2019, seluruh los dan kios yang berada di Pasar Tempe Sengkang hangus. Sehingga berdampak pada perekonomian lokal,  khususnya di Sengkang maupun Kabupaten Wajo secara luas.

Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Essy Asiah mengatakan, pembangunan Pasar Tempe Sengkang dibangun melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan yang dilaksanakan secara Multi Years Contract (Kontrak Tahun Jamak) pada TA 2022-2023. Setelah rampung, pasar telah diserahterimakan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Wajo pada September 2023 lalu.

"Pasar Tempe Sengkang ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp45,37 M diatas lahan seluas 8.642 m2  setinggi 2 lantai dengan jumlah lapak dan kios sebanyak 940 unit," kata Essy.

Dikatakan Essy, Kementerian PUPR berharap, pasar rakyat Tempe Sengkang ini agar dimanfaatkan dan yang utama, dipelihara dengan baik. "Kemudian, pasar ini dibangun dengan konsep green building, sehingga kebersihannya juga harus dijaga dengan baik,” katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengapresiasi pembangunan Pasar Tempe yang menurutnya sangat dibutuhkan masyarakat sebagai pusat kegiatan ekonomi. "Tentunya selanjutnya diharapkan pasar-pasar tradisional lainnya di Sulsel perlu ditingkatkan kualitasnya seperti Pasar Tempe yang dibangun oleh Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR," ujarnya.

Turut hadir dalam acara peresmian oleh Presiden RI Jokowi tersebut Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI Bob Arthur Lombogia, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Adenan Rasyid, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Essy Asiah, Kepala BPPW Sulawesi Selatan Koesworo Darpito, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Suryadarma Hasyim. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES