Advertisement
Ekonomi

Impor Kurma Indonesia Menggeliat Jelang Ramadan 2025

Menyongsong bulan suci Ramadan 2025, Indonesia mencatat peningkatan signifikan dalam impor kurma, dengan total volume mencapai 16,43 ribu ton yang bernilai USD20,68 juta.

TIMES Indonesia,
Impor Kurma Indonesia Menggeliat Jelang Ramadan 2025
Permintaan kurma menyongsong bulan suci Ramadan 2025 di dalam negeri terus meningkat. (Foto:
A-AA+

JAKARTA Menyongsong bulan suci Ramadan 2025, Indonesia mencatat peningkatan signifikan dalam impor kurma, dengan total volume mencapai 16,43 ribu ton yang bernilai USD20,68 juta.

Menurut konversi kurs saat ini Rp16.200 per USD), nilai tersebut setara dengan Rp335 miliar, dinyatakan oleh Amalia Adininggar Widyasanti, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).

Advertisement

Dalam paparannya di Jakarta, Senin (17/2/2025), Winny, sapaan akrab Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa Mesir mendominasi sebagai sumber utama, dengan kontribusi sebanyak 10,15 ribu ton atau 61,8% dari total impor kurma ke tanah air.

Tidak hanya Mesir, Indonesia juga mendapatkan pasokan kurma dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dengan jumlah masing-masing sekitar 1,88 ribu ton dan 1,76 ribu ton. Hal ini menunjukkan keanekaragaman pasar impor kurma bagi pengonsumsi di Indonesia.

Ia mengatakan, analisis tren BPS menunjukkan fenomena kenaikan impor kurma mulai terlihat lima bulan sebelum Ramadan.

“Permintaan kurma melonjak sesuai tradisi tahunan,” tandasnya.

Membandingkan data bulan Desember 2024, Winny mengatakan, terdapat 10,5 ribu ton kurma yang masuk pasar domestik, angka Januari 2025 menunjukkan peningkatan yang siap memenuhi kebutuhan konsumsi selama bulan berpuasa.

Advertisement

Di sisi lain, Indonesia mencatat prestasi surplus perdagangan yang mengesankan sebesar USD3,45 miliar di bulan yang sama, dengan ekspor negeri yang berhasil mencapai USD21,45 miliar dikurangkan dengan impor sebesar USD18 miliar. Pertumbuhan surplus ini mencerminkan peningkatan bulanan sebesar USD1,21 miliar dan pertumbuhan tahunan sebesar USD1,45 miliar, menandakan momentum positif dalam kinerja ekonomi Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Hendarmono Al Sidarto
PenulisHendarmono Al SidartoSarjana Agronomi Universitas Muhammadiyah Malang (1988). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2021. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia