Advertisement
Ekonomi

ESDM Percepat Listrik Desa, Target 5.700 Desa Teraliri Listrik pada 2030

Kementerian ESDM percepat program listrik desa untuk wujudkan target 5.700 desa dan 400 dusun teraliri listrik pada 2030. Tahun 2025 menargetkan 1.285 lokasi dengan 77.616 pelanggan baru.

TIMES Indonesia,
ESDM Percepat Listrik Desa, Target 5.700 Desa Teraliri Listrik pada 2030
Meteran listrik terpasang di salah rumah warga penerirna bantuan program listrik desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Kamis (16/10/2025). (ANTARA/Shofi Ayudiana)
A-AA+

JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat pelaksanaan program listrik desa sebagai wujud komitmen pemerintah menghadirkan akses energi ke seluruh pelosok negeri. Targetnya, seluruh desa di Indonesia akan teraliri listrik paling lambat tahun 2030.

Dalam kunjungannya ke Desa Bandar Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (16/10/2025), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen ini. "Target Bapak Presiden Prabowo, 2029-2030, semua listrik di desa sudah harus terlayani. Ada 5.700 desa yang belum ada listriknya, 400 dusun yang belum ada listriknya," ujar Bahlil.

Advertisement

Desa Bandar Jaya menjadi salah satu lokasi prioritas dengan rencana pembangunan infrastruktur komprehensif. "Untuk Desa Bandar Jaya, kami sudah mulai melakukan pemasangan tiang listrik. Secara ekonomis, rute PLN memang cukup berat. Bayangkan, hanya untuk melayani 65 rumah, harus memasang tiang sepanjang 8 kilometer sirkuit, atau setara dengan 4 kilometer garis lurus," kata Bahlil mengakui tantangan teknis dan biaya tinggi yang dihadapi.

Menurut data PLN, program listrik desa tahun 2025 akan menjangkau 1.285 lokasi dengan total 77.616 pelanggan. Infrastruktur yang akan dibangun meliputi:

  • Jaringan Tegangan Menengah (JTM): 4.770 kms

  • Jaringan Tegangan Rendah (JTR): 3.265 kms

  • Gardu distribusi: kapasitas total 94.040 kVA

    Advertisement

Secara distribusi geografis, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi wilayah dengan jumlah desa belum terlistriki terbanyak (153 desa), disusul Jawa Timur (128 desa), Jawa Barat (104 desa), dan Jawa Tengah (96 desa). Sumatera Utara mencatatkan 78 desa, sedangkan Papua Barat Daya dan Sulawesi Tengah masing-masing memiliki 62 desa yang masih belum mendapatkan akses listrik.

Meski menghadapi berbagai tantangan, pemerintah tetap berkomitmen penuh untuk menjangkau seluruh wilayah sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat terhadap akses energi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia