Advertisement
Ekonomi

Stabilkan Harga dan Dukung Peternak 2026, Bapanas Siapkan Penyaluran SPHP Jagung 500 Ribu Ton

Bapanas targetkan salurkan 500 ribu ton SPHP jagung di 2026 untuk stabilkan harga dan dukung peternak. Stok CJP awal tahun capai 45 ribu ton dari produksi dalam negeri, tanpa impor.

TIMES Indonesia,
Stabilkan Harga dan Dukung Peternak 2026, Bapanas Siapkan Penyaluran SPHP Jagung 500 Ribu Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (FOTO: TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan akan menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung sebanyak 500 ribu ton sepanjang tahun 2026. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga, melindungi petani, memperkuat pasokan pakan, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Untuk SPHP jagung pakan di 2026 ini, Bapanas tengah mempersiapkannya. Targetnya selama setahun ditetapkan sebanyak 500 ribu ton,” kata Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam acara Panen Raya Jagung di Bekasi, Kamis (8/1/2026).

Advertisement

Sasaran utama program ini adalah peternak ayam layer (petelur) skala mikro, kecil, dan menengah, karena tingkat kebutuhan jagung pakan mereka sangat tinggi, mencapai 91% dari total pakan. Sepanjang 2025, serapan jagung dalam negeri melalui Bulog telah mencapai 101 ribu ton, dengan 51,2 ribu ton di antaranya telah disalurkan kepada 3.578 peternak di 17 provinsi.

Amran menegaskan bahwa stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) awal Januari 2026 berada di angka 45 ribu ton, yang sepenuhnya bersumber dari produksi dalam negeri. “Pemerintah telah memutuskan tidak ada impor untuk jagung pakan, benih, dan rumah tangga pada 2026,” tegasnya. Ia mendorong Bulog untuk proaktif menambah stok dari produksi lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta jajarannya proaktif menyerap hasil panen jagung yang dikelola oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia. “Saya harapkan teman-teman Bulog proaktif menjemput bola, jangan sampai menunggu. Kalau perlu, pendampingan terus sampai dengan panen selesai,” pesannya.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Polri telah memaksimalkan lahan seluas 1,3 juta hektare untuk mendukung swasembada jagung.

Panen raya serentak ini membuka rangkaian panen di lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi produksi total 743.522 ton. “Alhamdulillah, kami berusaha mencari lahan yang bisa ditanam dan kami mendapatkan kurang lebih 1.300.000 hektare,” ujar Listyo. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia