Libur Panjang Imlek 2026, Okupansi KA Jarak Jauh KAI Daop 2 Bandung Tembus 65 Persen
KAI Daop 2 Bandung sediakan 67.510 kursi KA Jarak Jauh saat libur panjang Imlek 2026, dengan okupansi awal 65,1%. Layanan dan keamanan penumpang diperketat.

BANDUNG – Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk berwisata, bersilaturahmi dengan keluarga, maupun keperluan lainnya. Kereta api kembali menjadi moda transportasi favorit. Hal ini tercermin dari tingginya tingkat pemesanan tiket Kereta Api (KA) Jarak Jauh di wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung.
Selama periode lima hari masa libur panjang, terhitung mulai Jumat (13/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk untuk layanan KA Jarak Jauh.
Hingga pertengahan masa libur, tercatat 43.944 tiket telah terjual, atau setara dengan tingkat okupansi mencapai 65,1 persen. Angka tersebut diprediksi masih akan terus meningkat seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.
Menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, sebanyak 43.944 pelanggan tercatat telah mengantongi tiket KA Jarak Jauh yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung.
Tingginya minat masyarakat ini menegaskan posisi kereta api sebagai moda transportasi yang dinilai aman, nyaman, serta memiliki kepastian waktu tempuh.
Peningkatan volume penumpang ini juga mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan perkeretaapian nasional yang terus mengalami peningkatan kualitas, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun pelayanan pelanggan.
Libur panjang Imlek memang menjadi salah satu periode dengan mobilitas tinggi, sejajar dengan masa libur Lebaran dan NatalTahun Baru.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan perjalanan pelanggan berlangsung lancar selama masa libur panjang.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai sarana transportasi pada libur panjang Imlek tahun ini. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi keamanan dan kenyamanan seluruh pelanggan,” ujar Kuswardojo.
Langkah antisipasi tersebut meliputi pemantauan okupansi secara real time, kesiapan petugas di stasiun maupun di atas kereta, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran operasional perjalanan KA.
Imbauan Keamanan Barang Bawaan Penumpang
Seiring meningkatnya volume perjalanan, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan seluruh pelanggan agar lebih waspada terhadap keamanan barang bawaan.
Penumpang diimbau untuk tidak lengah, selalu mengawasi barang pribadi, serta menghindari membawa barang secara berlebihan yang dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan.
Selain itu, pelanggan diminta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
Apabila menemukan barang tertinggal atau mencurigakan, pelanggan diharapkan segera melapor kepada petugas untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur keamanan.
Dalam rangka menciptakan perjalanan yang kondusif, KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku, menjaga kebersihan, serta saling menghormati sesama pengguna jasa kereta api.
Budaya tertib dan saling menghargai dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana perjalanan yang aman dan menyenangkan, terlebih pada periode libur panjang dengan tingkat kepadatan penumpang yang cukup tinggi.
Selama masa libur panjang Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung terus melakukan pemantauan intensif terhadap arus penumpang dan tingkat okupansi.
Koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga dilakukan guna memastikan operasional KA berjalan optimal serta mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Melalui momentum libur panjang ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Dengan sinergi antara petugas dan pelanggan, kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan transportasi yang andal, terpercaya, dan ramah bagi semua kalangan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


