Pemkab Malang Pastikan Kebutuhan Pokok Aman hingga Lebaran 2026
Pemerintah Kabupaten Malang memastikan ketersediaan kebutuhan pokok aman hingga lebaran 2026.

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dalam kondisi aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, mengatakan stok pangan strategis, khususnya beras, saat ini dalam kondisi surplus dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah relatif aman dan surplus untuk beras,” ujar Mahila.
Mahila menjelaskan, berdasarkan data terbaru, Kabupaten Malang memiliki surplus beras sebesar 31.282 ton. Jumlah tersebut setara dengan ketahanan stok lebih dari satu setengah bulan ke depan.
“Beras di Kabupaten Malang saat ini surplus 31.282 ton. Jumlah ini setara dengan ketahanan stok sekitar 1,5 bulan ke depan,” jelasnya.
Ketersediaan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan bahkan hingga lebaran 2026. Meskipun permintaan biasanya meningkat pada periode tersebut.
Selain beras, Pemerintah Kabupaten Malang juga memastikan komoditas pangan penting lainnya masih dalam kondisi aman. Komoditas seperti cabai dan bawang yang kerap mengalami fluktuasi harga juga tersedia dalam jumlah surplus.
“Kemudian komoditas lainnya seperti percabaian, perbawangan juga masih surplus,” katanya.
Hal ini menjadi kabar baik di tengah tren kenaikan harga bahan pokok yang biasa terjadi menjelang Ramadan akibat meningkatnya konsumsi masyarakat.
Mahila mengakui, kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Namun, ia menegaskan bahwa lonjakan harga tidak selalu disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan faktor permintaan pasar.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Malang terus memantau ketersediaan dan distribusi pangan untuk memastikan stabilitas pasokan hingga Lebaran.
Pemkab mengimbau masyarakat Kabupaten Malang diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan, karena stok pangan dipastikan mencukupi dan dalam kondisi aman. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


