Advertisement
Ekonomi

Bantah Beras SPHP Mulai Langka, Bulog Pacitan Sebut Cadangan Beras Tembus 3,6 Ribu Ton

Bulog memastikan stok beras Pacitan aman 3.600 ton. Distribusi beras SPHP ke pasar tradisional lancar, harga stabil Rp57.500 per 5 kg melalui Bulog dan jaringan Rumah Pangan Kita.

TIMES Indonesia,
Bantah Beras SPHP Mulai Langka, Bulog Pacitan Sebut Cadangan Beras Tembus 3,6 Ribu Ton
Distribusi beras SPHP di Kabupaten Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN PACITAN - Di tengah kabar beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan atau beras SPHP mulai sulit ditemukan di tingkat masyarakat, Perum Bulog mengklaim stok beras untuk Kabupaten Pacitan masih dalam kondisi aman. Hingga pertengahan Juni 2026, cadangan beras yang tersedia tercatat mencapai 3.600 ton.

Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Bulog Kantor Cabang Ponorogo, Budiwan Susanto, mengatakan stok beras yang tersedia saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pacitan.

Advertisement

“Untuk stok beras di Pacitan 3.600 ton dan sangat aman,” kata Budiwan saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Selain ketersediaan stok, pihaknya juga mengatakan jika penyaluran beras SPHP berjalan lancar. 

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pasar tradisional di Pacitan mulai melakukan pembelian beras langsung ke BULOG.

“Untuk distribusi beras SPHP juga sudah lancar. Beberapa pasar minggu kemarin dan hari ini juga sudah melakukan pembelian di BULOG,” ujarnya.

Masuknya beras SPHP ke pasar dinilai penting untuk menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen sekaligus mengantisipasi gejolak harga pangan.

Advertisement

Budiwan menegaskan hingga saat ini harga beras di wilayah Pacitan masih relatif stabil dan belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan.

“Untuk kondisi harga juga masih stabil,” katanya.

Berdasarkan ketetapan yang berlaku pada Juni 2026, harga beras SPHP di Pacitan dipasarkan sebesar Rp57.500 per kemasan lima kilogram atau setara Rp11.500 per kilogram.

Pasokan beras untuk Pacitan dikelola oleh Perum Bulog Cabang Ponorogo yang membawahi tiga wilayah, yakni Kabupaten Ponorogo, Pacitan, dan Magetan. 

Beras tersebut didistribusikan melalui pasar tradisional, termasuk di Pacitan, serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia