Advertisement
Ekonomi

Populasi Ternak Kabupaten Malang 2025: Bululawang Juara Ayam Pedaging, Dampit Sentra Itik

Kabupaten Malang menjadi salah satu sentra peternakan unggas terbesar di Jawa Timur.

TIMES Indonesia,
Populasi Ternak Kabupaten Malang 2025: Bululawang Juara Ayam Pedaging, Dampit Sentra Itik
Ilustrasi - ayam petelor. (Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

Malang Sejumlah kecamatan Kabupaten Malang tercatat menjadi sentra berbagai jenis ternak unggas. Mulai ayam ras pedaging, ayam petelur, itik, entog hingga burung puyuh.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang, Kecamatan Bululawang menjadi wilayah dengan populasi ayam ras pedaging terbesar di Kabupaten Malang pada 2025. Jumlahnya mencapai 3.5 juta ekor, jauh melampaui kecamatan lain.

Advertisement

Sementara itu, Kecamatan Tumpang tercatat sebagai penghasil ayam ras petelur terbesar dengan populasi mencapai 1.857.978 ekor. Sedangkan untuk ayam buras atau ayam kampung, Kecamatan Ngajum menjadi yang tertinggi dengan populasi mencapai 1.688.612 ekor.

Tak hanya ayam, sejumlah kecamatan lain juga menjadi sentra unggas jenis berbeda. Kecamatan Dampit menjadi penghasil itik terbanyak dengan populasi 84.942 ekor. Adapun Kecamatan Tajinan menjadi sentra entog dengan populasi mencapai 14.325 ekor.

Untuk komoditas burung puyuh, Kecamatan Kalipare menjadi yang tertinggi dengan populasi mencapai 86.263 ekor.

Data tersebut menunjukkan bahwa kekuatan sektor peternakan Kabupaten Malang tidak hanya terpusat pada satu wilayah, melainkan tersebar di berbagai kecamatan dengan keunggulan masing-masing.

Kepala BPS Kabupaten Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan sektor peternakan masih menjadi salah satu penopang penting perekonomian daerah.

Advertisement

"Sebaran populasi ternak yang cukup merata di berbagai kecamatan menunjukkan bahwa sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Kabupaten Malang," ujarnya.

Erny menambahkan, Kabupaten Malang memiliki potensi besar karena didukung wilayah yang luas serta karakteristik geografis yang cocok untuk pengembangan berbagai jenis peternakan.

Secara umum, populasi ternak di Kabupaten Malang pada 2025 masih didominasi oleh kelompok unggas.
Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang mencatat populasi ternak unggas mencapai 26 juta ekor. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan ternak kecil seperti kambing, domba, dan lainya yang mencapai 437.127 ekor, maupun ternak sapi dan hewan besar lainya yangbsebanyak 166.757 ekor.

Dominasi populasi unggas menunjukkan tingginya permintaan pasar terhadap komoditas tersebut, baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang maupun daerah lain.

"Potensi ini tentu perlu terus didukung melalui peningkatan kualitas budidaya, kesehatan hewan, serta penguatan rantai distribusi agar sektor peternakan Kabupaten Malang semakin berdaya saing," pungkas Erny. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia