Advertisement
Ekonomi

Pemerintah Komitmen Pertahankan HET Minyakita Rp15.700 per Liter Demi Jaga Daya Beli

Kepala Bakom Muhammad Qodari menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga HET Minyakita di angka Rp15.700 per liter guna melindungi daya beli masyarakat.

TIMES Indonesia,
Pemerintah Komitmen Pertahankan HET Minyakita Rp15.700 per Liter Demi Jaga Daya Beli
Minyakita kemasan bantalan di Pacitan, Jawa Timur. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
A-AA+

Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen kuat untuk mempertahankan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter. Kebijakan ini diambil demi menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan biaya produksi akibat melonjaknya harga minyak sawit mentah dunia.

Menurut Qodari, jaminan ketersediaan minyak goreng dengan harga yang ramah kantong bagi seluruh lapisan masyarakat merupakan salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Advertisement

"Bagi Presiden Prabowo, yang utama adalah tersedianya minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia," ujar Qodari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Qodari mengatakan, pemerintah sangat memahami bahwa fluktuasi harga kebutuhan pokok selalu menjadi perhatian utama publik. Oleh sebab itu, stabilitas harga minyak goreng subsidi seperti Minyakita menjadi hal yang sangat krusial.

Ia menegaskan, langkah mempertahankan HET tersebut mencerminkan komitmen nyata pemerintah yang menempatkan kesejahteraan rakyat di atas prioritas lainnya. Selain menjaga harga agar tetap terjangkau, pemerintah juga terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan Minyakita di pasaran agar tidak terjadi kelangkaan.

"Selain mempertahankan harga, pemerintah juga menegaskan bahwa distribusi Minyakita berfokus pada pasar rakyat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan distribusi dan efisiensi tata niaga Minyakita," kata Qodari.

Lebih lanjut, Qodari menjelaskan bahwa pemerintah ingin mengawal pemenuhan hak konsumen agar masyarakat tidak hanya sekadar bisa membeli Minyakita sesuai harga regulasi, tetapi juga mendapatkan pasokan yang memadai dan berkelanjutan di pasar domestik.

Advertisement

Fokus instansi terkait saat ini adalah memperkuat jalur distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses oleh masyarakat luas, khususnya melalui pasar-pasar tradisional. Pengawasan ketat juga dilakukan guna memastikan mata rantai distribusinya berjalan jauh lebih sehat dan bebas dari praktik penimbunan.

Pada akhirnya, menjaga stabilitas harga dan pasokan Minyakita tidak hanya berkorelasi langsung dengan perlindungan daya beli riil masyarakat, melainkan juga menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan nasional.

"Bagi pemerintah, menjaga kestabilan harga dan pasokan Minyakita bukan sekadar upaya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga bagian dari penegakan kedaulatan pangan nasional," pungkas Qodari. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia