Advertisement
Ekonomi

Andalkan Kerja sama Investasi, Wisata Pantai Ngliyep Malang Bakal Kian Cantik

Wisata di pesisir selatan Kabupaten Malang yang dikenal punya pantai eksotis, terus dikembangkan kenyamanannya. Salah satunya Pantai Ngliyep di Kecamatan Donomulyo.

TIMES Indonesia,
Andalkan Kerja sama Investasi, Wisata Pantai Ngliyep Malang Bakal Kian Cantik
Dirut Perumda Jasa Yasa, R. Djoni Sudjatmiko. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Wisata di pesisir selatan Kabupaten Malang yang dikenal punya pantai eksotis, terus dikembangkan kenyamanannya. Salah satunya, Pantai Ngliyep Donomulyo yang jadi salah satu destinasi wisata alam unggulan jujugan wisatawan.

Kawasan pantai Ngliyep menawarkan panorama pantai yang masih alami, tebing karang yang megah, serta ombak khas pantai selatan Jawa.

Advertisement
Pantai Ngliyep merupakan salah satu pantai paling terkenal di Malang Selatan. Pantai ini berada di Desa Kedungsalam Dobomulyo sekitar 62 kilometer dari Kota Malang.
Tercatat, pantai Ngliyep sudah dikenal sebagai obyek wisata sejak 1951, setelah sebelumnya ditemukan oleh seorang perantau dari Yogyakarta pada 1919.
Pantai Ngliyep memiliki pasir putih yang lembut, air laut yang jernih, serta panorama karang yang indah. Di kawasan ini juga terdapat Gunung Kombang, pulau karang kecil yang sering menjadi lokasi ritual budaya Labuhan masyarakat setempat.
Direktur Utama Perumda Jasa Yasa, Djoni Sudjatmiko mengungkapkan, wisata Pantai Ngliyep Donomulyo mendapatkan suntikan penyertaan modal tahun ini, yang dimanfaatkan untuk pengembangan area dan kelengkapan wisata baru.
"Di kawasan wisata Pantai Ngliyep, menempati areal lama di atas lahan 10 hektar. Nah, sekitar 5 hektar areal yang lama itu, kita kerjasamakan dengan pihak ketiga. Investasinya nanti sekitar Rp 25 miliar," terang Djoni, Selasa (23/6/2026).
Di areal kawasan wisata Pantai Ngliyep ini, lanjutnya, nanti akan banyak diisi cottage-cottage baru. 
"Jadi ada paddle sama hotel backpacker. Di situ nanti sasaran kita bule-bule, supaya agak mengangkat wisatawan di sana. Jadi, dilengkapi cottage untuk backpacker dengan kapasitas sekitar 130 wisman," terang Djoni.
Untuk menyasar komunitas backpacker yang menikmati pantai dan cottage itu, menurutnya kerja sama dengan pihak investor dilakukan. Dimana, operatornya pengelolaan wisata Ngliyep ini adalah yang sudah sukses di Banyuwangi. 
"Mereka (operator wisata) sudah mengelola di Banyuwangi itu okupansinya di atas 50 persen. Join-nya dengan biro perjalanan wisata," terangnya.
Selain cottage, kata Djoni, wisata Pantai Ngliyep juga dikembangkan, dengan dilengkapi wahana watergame serta fasilitas kolam renang. 
"Biar wisatawan itu tidak berenang di laut. Tapi di laut itu nanti main apa, watergame, yang dilengkapi pula dengan safety yang komplit, pakai pelampung. Pengunjung berenangnya juga bisa di kolam renang yang ada di situ," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia