Advertisement
Ekonomi

Harga Pangan di Pasar Malang Anjlok Saat Libur MBG

Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Klojen, Kota Malang, mengalami penurunan signifikan dalam sepekan terakhir.

TIMES Indonesia,
Harga Pangan di Pasar Malang Anjlok Saat Libur MBG
Sejumlah bahan pokok yang dijual di pasar tradisional Klojen, Kota Malang. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Klojen, Kota Malang, mengalami penurunan signifikan dalam sepekan terakhir. Mulai dari cabai, bawang, telur, ayam hingga berbagai jenis sayuran kini dijual jauh lebih murah dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Turunnya harga tersebut disambut antusias masyarakat. Banyak pembeli memanfaatkan momentum untuk membeli dalam jumlah lebih banyak, terutama komoditas yang dapat disimpan lebih lama.

Advertisement

Pedagang sayur Pasar Klojen, Isnaini mengatakan, harga cabai rawit yang sebelumnya sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp50 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai juga bertahan di kisaran Rp70.000 per kilogram.

“Bawang merah juga turun dari Rp60.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Bawang putih juga sekarang Rp50.000, sebelumnya Rp60.000. Memang turunnya sedikit-sedikit, tapi terus turun,” ujar Isna, Selasa (30/6/2026).

Penurunan juga terjadi pada berbagai komoditas sayuran. Terong ungu kini dijual Rp8.000 per kilogram, kacang panjang Rp10 ribu per kilogram, sementara brokoli turun dari Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram. Penurunan paling tajam terjadi pada selada keriting yang merosot dari Rp60 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

Menurut Isna, tren penurunan harga mulai terasa sekitar satu pekan terakhir. Ia menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan liburnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski belum bisa memastikan pengaruhnya secara langsung.

“Sepertinya iya (karena MBG), tapi saya juga enggak begitu tahu pasti. Informasi dari pengepul memang barangnya sedang banyak. Sudah lama naik, mungkin sekarang memang waktunya turun,” ungkapnya.

Advertisement

Melimpahnya pasokan dan harga yang lebih terjangkau membuat aktivitas transaksi di pasar kembali meningkat. Banyak pelanggan membeli lebih banyak untuk dijadikan stok.

“Alhamdulillah mulai ramai. Banyak yang beli bawang merah sama bawang putih lebih banyak untuk disimpan. Biasanya beli seperempat kilogram, sekarang langsung satu kilogram karena mumpung murah,” katanya.

Hal serupa disampaikan pedagang sembako Pasar Klojen, Sayid Afifudin. Ia menyebut harga telur dan ayam juga mengalami penurunan cukup tajam. Harga telur kini berada di kisaran Rp22 ribu per kilogram, turun dari Rp28 ribu per kilogram. Sementara harga ayam turun dari sekitar Rp38 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram.

“Harga kulakan sekarang lebih murah, jadi jualnya juga bisa lebih murah. Pembeli senang karena lebih terjangkau,” tuturnya.

Menurut Sayid, jumlah pembeli sebenarnya tidak mengalami lonjakan signifikan. Namun, volume pembelian meningkat karena masyarakat memanfaatkan harga murah untuk membeli lebih banyak.

“Kalau waktu mahal orang belinya dihemat. Sekarang karena harganya turun, banyak yang sekalian nyetok,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia