Advertisement
Ekonomi

Perkuat Bisnis Hospitality dan FnB, PT BMU Targetkan 57 Persen Pendapatan pada 2026

PT Brawijaya Multi Usaha (BMU) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 57 persen pada tahun 2026.

TIMES Indonesia,
Perkuat Bisnis Hospitality dan FnB, PT BMU Targetkan 57 Persen Pendapatan pada 2026
Kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BMU. (FOTO: Istimewa)
A-AA+

MALANG PT Brawijaya Multi Usaha (BMU) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 57 persen pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Brawijaya Multi Usaha, Dr. Edi Purwanto, S.TP., M.M., dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Brawijaya Multi Usaha yang digelar pada Selasa (30/6/2026).

Edi menjelaskan bahwa untuk mencapai ambisi tersebut, pihaknya tidak menambah unit usaha baru, tetapi memaksimalkan performa unit usaha yang ada melalui peningkatan efektivitas operasional serta evaluasi terhadap unit-unit yang masih mengalami kontraksi.

Advertisement

“Kami menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 57 persen tanpa menambah unit usaha baru, tetapi memaksimalkan yang ada,” jelasnya. 

Sejak didirikan pada 2024, PT Brawijaya Multi Usaha (BMU) mengalami peningkatan pertumbuhan pendapatan sebesar 30,4 persen dari Rp37,8 miliar pada 2024 menjadi Rp49,4 miliar pada 2025. 

“Pertumbuhan 30,4 persen adalah capaian yang sangat baik, karena pada umumnya perusahaan bertumbuh 10 hingga 20 persen, dan kami bisa melebihi angka tersebut,” tambahnya. 

Suasana kegiatan RUPS PT BMU UB. (FOTO: Istimewa)
Suasana kegiatan RUPS PT BMU UB. (FOTO: Istimewa)

Edi menjelaskan bahwa bisnis hospitality masih menjadi top kontributor pendapatan ataupun laba perusahaan. 

Ia menambahkan bahwa BMU terus memperkuat ekspansi bisnisnya. Saat ini, sebanyak 14  unit usaha BMU yang beroperasi pada 2026. Hal tersebut meningkat secara berkala yang awalnya hanya tujuh unit usaha. 

Advertisement

Lanjutnya, BMU akan turut memperkuat pengembangan bisnis food and beverage melalui pembentukan lima Strategic Business Unit (SBU) agar pengelolaan perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien.

“Selain itu pada 2026 BMU akan mengembangkan kebutuhan sivitas akademika, termasuk pengelolaan rumah kos yang sudah dirintis sejak tahun lalu,” tambah Edi. 

Selain berkontribusi terhadap perusahaan, PT BMU juga menunjukkan kontribusinya terhadap masyarakat sekitar kampus melalui konsep Kampung Lingkar Kampus (KLK). Lanjut Edi, BMU membantu masyarakat untuk mengembangkan kualitas rumah kos milik warga. 

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo (FOTO: Istimewa)
Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo (FOTO: Istimewa)

Sementra itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc., memberikan apresiasinya terhadap tren positif yang dihasilkan oleh PT BMU selama dua tahun terakhir. 

“PT BMU berkembang sangat baik selama dua tahun terakhir, setelah dicermati ternyata yang paling kuat adalah hospitality, dan kami mendorong pengembangan bisnis jasa dan hospitality memiliki peluang yang besar terutama di Kota Malang,” jelasnya. 

Ia juga menilai bisnis yang dibagun di sektor jasa dan hospitality mampu memberikan pelayanan kepada sivitas akademika, mitra universitas, hingga masyarakat umum. 

Selain itu, Prof. Widodo juga menekankan pentingnya transformasi digital dan pemasaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan agar perusahaan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Perusahan harus masuk ekosistem digital, mulai dari sistem, pemasaran, hingga jaringan bisnis berbasis digital untuk memperluas layanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia