UMKM Kota Batu Jadi Pusat Perhatian Nasional, Jeruk Keprok 55 dan Apel Andalannya
Produk-produk unggulan Kota Batu sukses menjadi daya tarik dalam gelaran Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Medan.
MEDAN – Produk-produk unggulan Kota Batu sukses menjadi daya tarik dalam gelaran Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Medan. Melalui ajang yang menjadi bagian dari Rapat Kerja Nasional Apeksi XVIII tersebut, Pemkot Batu memanfaatkan momentum untuk memperluas promosi hasil pertanian dan produk UMKM kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Stan Kota Batu dipadati pengunjung yang penasaran dengan berbagai komoditas khas pegunungan. Apel yang selama ini identik dengan Kota Batu dipamerkan berdampingan dengan jeruk keprok 55, varietas unggulan yang kini mulai semakin dikenal sebagai hasil pertanian andalan daerah.
Kehadiran kedua komoditas itu menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat luas. Tidak hanya menawarkan buah segar, Pemerintah Kota Batu juga membawa beragam produk olahan hasil karya pelaku UMKM.
Mulai dari keripik apel, minuman sari buah, dodol, hingga aneka olahan jeruk ditampilkan dengan kemasan yang lebih modern sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional.
Selain sektor pertanian, pengunjung dikenalkan dengan kekayaan ekonomi kreatif Kota Batu. Berbagai kerajinan tangan, batik bermotif khas pegunungan, promosi destinasi wisata, hingga inovasi pelayanan publik berbasis digital melengkapi isi stan sehingga memberikan gambaran lengkap mengenai potensi yang dimiliki Kota Batu.
Wali Kota Batu, Nurochman, mengatakan Indonesia City Expo merupakan kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekuatan daerah kepada pemerintah maupun masyarakat dari seluruh Indonesia.
"Pameran ini menjadi media yang efektif untuk mengenalkan berbagai potensi Kota Batu kepada masyarakat dan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, keikutsertaan Kota Batu tidak hanya bertujuan mempromosikan produk unggulan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antardaerah, memperluas jaringan pemasaran bagi UMKM, serta menarik minat investor dan wisatawan untuk datang ke Kota Batu.
"Kami berharap promosi ini mampu memperluas pasar produk UMKM, meningkatkan investasi, sekaligus mendorong lebih banyak wisatawan berkunjung ke Kota Batu," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Nurochman hadir bersama Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiah Nurochman, didampingi sejumlah kepala perangkat daerah. Mereka juga menyerahkan cendera mata berupa produk unggulan Kota Batu kepada Ketua TP PKK dari sejumlah kota sebagai bentuk promosi produk lokal sekaligus mempererat hubungan antar daerah.
Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang pameran berlangsung. Banyak peserta berhenti untuk melihat produk yang dipamerkan, mencicipi olahan buah khas Kota Batu, hingga berdialog langsung mengenai potensi pertanian, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata yang ditawarkan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


