Bupati Malang Minta Koperasi Tak Hanya Rapat, tapi Hadirkan Manfaat Nyata
Bupati Malang HM Sanusi meminta gerakan koperasi di Kabupaten Malang tidak hanya sibuk menyusun program kerja, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggotanya.
MALANG – Bupati Malang HM Sanusi meminta gerakan koperasi di Kabupaten Malang tidak hanya sibuk menyusun program kerja, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggotanya. Menurutnya, koperasi harus terus bertransformasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi yang semakin dinamis.
Pesan tersebut disampaikan Sanusi saat menghadiri Pengukuhan Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Malang Masa Bakti 2025–2030 yang dirangkai dengan Rapat Kerja Dekopinda Tahun 2026 di Gedung Serbaguna PGRI Kabupaten Malang, Sabtu (4/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Sanusi mengucapkan selamat kepada Ketua Dekopinda Kabupaten Malang, Dwi Sucipto, beserta jajaran pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa koperasi di Kabupaten Malang menjadi lebih maju dan profesional.
"Pengukuhan hari ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa koperasi Kabupaten Malang semakin maju, sehat, mandiri, dan terpercaya," ujar Sanusi.
Di hadapan perwakilan sekitar 340 koperasi se-Kabupaten Malang, Sanusi menegaskan koperasi memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, pariwisata hingga ekonomi kreatif membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat.
Karena itu, koperasi dituntut tidak lagi dikelola secara konvensional, melainkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi digital.
"Koperasi harus mampu menjadi organisasi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya," katanya.
Sebagai organisasi yang menaungi koperasi di Kabupaten Malang, Dekopinda diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat tata kelola, memperluas jaringan usaha, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga mendorong digitalisasi koperasi.
Sanusi juga mengingatkan agar rapat kerja tidak berhenti pada penyusunan dokumen semata.
"Jangan sampai rapat kerja hanya menghasilkan dokumen, tetapi harus melahirkan langkah-langkah nyata yang dirasakan manfaatnya oleh koperasi dan masyarakat," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Malang, lanjut Sanusi, akan terus mendukung pengembangan koperasi melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kapasitas SDM, fasilitasi kemitraan, hingga penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan.
Namun, menurutnya keberhasilan koperasi tetap bergantung pada komitmen para pengurus dan anggota dalam membangun organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
"Seluruh koperasi di Kabupaten Malang harus terus menjaga kepercayaan masyarakat," ujarnya.
Ia optimistis, jika pemerintah daerah, Dekopinda, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan mampu bersinergi, koperasi akan semakin berperan sebagai penggerak ekonomi lokal. Tidak hanya memperkuat UMKM, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


