Ribuan Pengunjung Padati Mandala Krida Expo 2026, Jadi Magnet Baru Wisata Yogyakarta
Mandala Krida Expo #3 berlangsung selama lebih dari dua pekan, mulai 26 Juni hingga 12 Juli 2026, dan dibuka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB gratis tanpa dipungut biaya masuk.
JOGJA – Stadion Mandala Krida kembali menjadi pusat keramaian masyarakat Kota Yogyakarta dan sekitarnya.
Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kawasan tersebut untuk mengunjungi Mandala Krida Expo 2026, sebuah ajang pameran multiproduk yang menghadirkan perpaduan promosi UMKM, inovasi teknologi, seni budaya, hingga wisata kuliner dalam satu kawasan.
Mengusung tema 'Membangun Sinergi, Menggerakkan Ekonomi', Mandala Krida Expo #3 berlangsung selama lebih dari dua pekan, mulai 26 Juni hingga 12 Juli 2026, dan dibuka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB.
Menariknya, seluruh masyarakat dapat menikmati berbagai fasilitas dan pameran secara gratis tanpa dipungut biaya masuk.
Tak sekadar menjadi agenda tahunan, expo ini berkembang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Yogyakarta maupun wisatawan yang ingin menikmati hiburan sekaligus berburu produk lokal berkualitas.
Surga Belanja Produk Lokal dan UMKM
Sejak memasuki area pameran, pengunjung langsung disambut ratusan tenant yang menampilkan berbagai produk unggulan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sejumlah daerah lainnya.
Mulai dari batik, kerajinan tangan, anyaman bambu, produk kayu, fesyen lokal, hingga aneka makanan khas Nusantara tersaji dalam konsep pameran yang tertata rapi dan nyaman.
Harga yang ditawarkan pun dinilai ramah di kantong sehingga menarik minat masyarakat untuk berbelanja sekaligus mendukung produk karya anak bangsa.
Tidak sedikit pelaku usaha mengaku memperoleh peningkatan penjualan selama mengikuti expo tersebut. Selain transaksi langsung, mereka juga mendapatkan kesempatan memperluas jaringan bisnis dan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.
Pameran Teknologi Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Selain menghadirkan produk lokal, Mandala Krida Expo 2026 juga membuka ruang bagi perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Zona Teknologi menjadi salah satu area yang ramai dikunjungi, terutama oleh kalangan muda dan pelaku usaha yang ingin mengenal perkembangan teknologi terkini.
Berbagai perusahaan dan komunitas menghadirkan pameran gadget, aplikasi digital, solusi Internet of Things (IoT), hingga perangkat pendukung bisnis modern.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat mengikuti workshop, demonstrasi teknologi, serta diskusi interaktif bersama praktisi industri dan startup mengenai strategi memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas usaha.
Konsep ini menjadi nilai tambah karena expo tidak hanya menawarkan aktivitas jual beli, tetapi juga edukasi dan transfer pengetahuan kepada masyarakat.
Hiburan Seni dan Budaya Meriah Setiap Hari
Suasana Mandala Krida Expo semakin hidup dengan hadirnya berbagai pertunjukan seni yang digelar setiap sore hingga malam hari.
Penampilan musik tradisional, band lokal, tari daerah, hingga pertunjukan modern bergantian menghibur pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Di area lainnya, terdapat pameran seni rupa, fotografi, instalasi seni kreatif, serta berbagai kompetisi yang melibatkan anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum.
Kombinasi antara edukasi, hiburan, dan budaya membuat expo ini menjadi destinasi rekreasi keluarga yang lengkap.
Bagi pecinta kuliner, Mandala Krida Expo menghadirkan area food court yang dipenuhi puluhan tenant makanan dan minuman khas dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengunjung dapat menikmati aneka hidangan tradisional, makanan kekinian, camilan, hingga minuman segar dengan harga yang relatif terjangkau.
Beberapa tenant bahkan menawarkan promo dan diskon khusus selama penyelenggaraan expo sehingga semakin menarik minat masyarakat.
Area kuliner yang luas dengan konsep terbuka membuat pengunjung betah menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.
Penyelenggara juga memperhatikan kenyamanan pengunjung dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung.
Area parkir yang luas mampu menampung kendaraan roda dua maupun roda empat, sementara lokasi expo sangat mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti Trans Jogja.
Selain itu, tersedia toilet yang bersih, mushola, area istirahat, pusat informasi, serta sistem keamanan yang disiagakan selama acara berlangsung.
Fasilitas tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat merasa nyaman berkunjung ke Mandala Krida Expo.
Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Lebih dari sekadar pameran, Mandala Krida Expo 2026 membawa misi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ajang ini menjadi ruang pertemuan antara produsen dan konsumen secara langsung sehingga mampu memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.
Di sisi lain, expo juga membuka peluang kerja sama bisnis, meningkatkan promosi produk unggulan Yogyakarta, sekaligus memperkuat citra kota sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya.
Kegiatan seperti ini dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan, pariwisata, hingga industri kreatif yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati setiap zona pameran.
Salah satu pengunjung, Budi Santoso (38), warga Maguwoharjo, mengaku sengaja datang bersama keluarganya setelah mendengar banyak ulasan positif mengenai expo tersebut.
Menurutnya, Mandala Krida Expo menawarkan pengalaman yang lengkap karena tidak hanya menyediakan tempat berbelanja produk lokal, tetapi juga berbagai hiburan untuk seluruh anggota keluarga.
"Saya datang bersama keluarga karena penasaran. Ternyata isinya lengkap sekali. Banyak produk lokal yang kualitasnya bagus dengan harga bersaing. Anak-anak juga senang karena banyak wahana dan hiburan," ujarnya.
"Menurut saya acara seperti ini sangat bagus untuk membantu usaha kecil sekaligus menjadi tempat rekreasi yang murah. Semoga tahun depan kembali diselenggarakan," imbuh Budi.
Ketua Panitia Mandala Krida Expo 2026, Bambang Sutrisno, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat selama penyelenggaraan acara.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama expo bukan semata mengejar nilai transaksi penjualan, melainkan membangun ekosistem usaha yang mampu mempertemukan produsen dengan konsumen secara langsung.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk-produk unggulan Yogyakarta sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.
"Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Target kami bukan hanya transaksi jual beli, tetapi bagaimana menciptakan ekosistem usaha yang sehat," kata Bambang.
Pihaknya mengaku ingin mempertemukan produsen dengan konsumen secara langsung sehingga produk unggulan Yogyakarta semakin dikenal luas.
"Kami juga terus berupaya memberikan kenyamanan melalui fasilitas yang lengkap serta keamanan yang terjaga. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga acara ini berjalan dengan lancar," sambungnya.
Dengan konsep yang memadukan perdagangan, edukasi, teknologi, budaya, hiburan, dan kuliner, Mandala Krida Expo 2026 berhasil menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat.
Ajang ini bukan hanya menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga menjadi destinasi wisata keluarga yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus hiburan.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Mandala Krida Expo berpotensi menjadi salah satu agenda tahunan terbesar di Yogyakarta yang mampu memperkuat geliat ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan mengangkat produk-produk lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

