TransNusa Buka Rute Waingapu-Denpasar, Bupati Sumba Timur: Tantangannya Menjaga Penerbangan Tetap Beroperasi
Penerbangan langsung TransNusa rute Waingapu-Denpasar mulai beroperasi 15 Juli 2026. Bupati Sumba Timur berharap layanan ini memperkuat konektivitas, pariwisata, dan investasi.

Waingapu – Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyambut baik rencana pembukaan penerbangan langsung TransNusa milik PT TransNusa Aviation Mandiri dengan rute Waingapu-Denpasar yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Juli 2026.
Menurut Umbu Lili, kehadiran rute langsung tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas transportasi udara sekaligus memperkuat aksesibilitas Sumba Timur.
"Kami menyambut baik rencana penerbangan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata bagi dunia penerbangan untuk meningkatkan konektivitas di wilayah," ujar Umbu Lili, Minggu (12/7/2026).
Ia menjelaskan, selama ini masyarakat yang bepergian dari Denpasar menuju Waingapu umumnya harus transit di Lombok atau Kupang. Dengan dibukanya penerbangan langsung, waktu tempuh menjadi lebih singkat sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan.
Menurutnya, layanan baru TransNusa menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas transportasi udara yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, serta mengembangkan sektor pariwisata di Sumba Timur.
Namun demikian, Umbu Lili mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan sekadar menghadirkan rute baru, melainkan memastikan layanan tersebut dapat beroperasi secara berkelanjutan.
"Yang sulit di sini bukan karena hadirnya pesawat, tetapi bagaimana mempertahankannya agar tetap beroperasi secara berkelanjutan. Oleh sebab itu dibutuhkan dukungan seluruh pihak," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembukaan rute Waingapu-Denpasar. Menurutnya, semakin baik konektivitas udara akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, khususnya di sektor pariwisata dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, lanjut Umbu Lili, berkomitmen mendukung berbagai upaya pengembangan sektor pariwisata agar manfaat ekonomi dari meningkatnya konektivitas udara dapat dirasakan masyarakat.
"Kami berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif bagi maskapai penerbangan bersama para pelaku usaha pariwisata sehingga transportasi udara semakin baik. Hal itu harus diikuti dengan peningkatan kualitas destinasi, pelayanan, serta kenyamanan bagi para pengunjung di Pulau Sumba, khususnya Sumba Timur," tuturnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


