Advertisement
Ekonomi

ETF Emas Meluncur 10 Agustus, BEI Siapkan Babak Baru Investasi Berbasis Emas

BEI menargetkan peluncuran ETF Emas pada 10 Agustus 2026. Tujuh manajer investasi telah mengajukan pencatatan, membuka peluang investasi emas tanpa memiliki emas fisik.

TIMES Indonesia,
ETF Emas Meluncur 10 Agustus, BEI Siapkan Babak Baru Investasi Berbasis Emas
Ilustrasi - Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: MNC Media)
A-AA+

JAKARTA PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peluncuran instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada 10 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Pasar Modal Indonesia. Kehadiran produk baru ini diharapkan menjadi alternatif investasi yang semakin mudah diakses masyarakat.

Direktur Pengembangan BEI, Idiing Pardi, mengatakan persiapan peluncuran telah memasuki tahap akhir. Hingga saat ini, hampir 10 Anggota Bursa (AB) menyatakan kesiapannya untuk menerbitkan produk ETF Emas.

Advertisement

"InsyaAllah diluncurkan pada hari ulang tahun pasar modal, 10 Agustus 2026. Mudah-mudahan berjalan sesuai rencana," ujar Idiing saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan regulasi untuk instrumen investasi ETF Emas telah diterbitkan, dan telah memperoleh persetujuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ia mengungkapkan, sudah terdapat tujuh Manajer Investasi (MI) yang telah mengajukan permohonan perjanjian pendahuluan pencatatan ETF Emas, sebagai langkah awal menuju penerbitan produk tersebut.

“Untuk penerbitannya, saat ini ada tujuh manajer investasi yang telah menyampaikan permohonan perjanjian pendahuluan pencatatan ETF Emas kepada Bursa Efek Indonesia," ungkap Jeffrey.

Seiring dengan itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi alias Kiki telah menyampaikan usulan pemberian insentif bagi produk baru di sektor jasa keuangan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan keduanya pada Selasa (14/07) pekan kemarin.

Advertisement

Adapun, permintaan insentif tersebut salah satunya untuk instrumen investasi ETF Emas, yang akan segera diluncurkan oleh BEI.

"Kita minta beberapa insentif untuk produk-produk baru di pasar sektor jasa keuangan, seperti ETF emas," ujar Kiki.

Sebagai informasi, ETF Emas merupakan instrumen investasi berbentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek dengan acuan aset dasar berupa emas. Melalui produk ini, investor dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas tanpa perlu membeli maupun menyimpan emas fisik secara langsung.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia