Advertisement
Entertainment

Pencipta Kartun "Ninja Hattori" Meninggal Dunia

Legenda komik (manga-ka) dunia, Fujiko A. Fujio meninggal dunia. Seniman berusia 88 tahun yang terkenal dengan karya "Ninja Hattori-kun", "Obake no Q-Taro", serta co-krea ...

TIMES Indonesia,
Pencipta Kartun "Ninja Hattori" Meninggal Dunia
Ninja Hattori, adalah serial manga karya Fujiko Fujio yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah drama TV, serial anime, dan permainan video. (FOTO: imdb)
A-AA+

JAKARTA Legenda komik (manga-ka) dunia, Fujiko A. Fujio meninggal dunia. Seniman berusia 88 tahun yang terkenal dengan karya "Ninja Hattori-kun", "Obake no Q-Taro", serta co-kreator "Doraemon", ini meninggal dunia di rumahnya di Kawasaki, Jepang, Kamis (7/2022).

Komik Ninja Hattori ini meraih sukses global, dan kemudian diadaptasi menjadi sebuah drama TV, serial anime, dan permainan video.

Advertisement

The Japan News melaporkan, Fujiko A. Fujio lahir di Prefektur Toyama, ia memiliki nama asli Motoo Abiko. Ia menyukai Osamu Tezuka dan terinspirasi untuk mengikuti jejaknya sebagai seorang manga-ka.

Abiko lalu membuat sebuah tim bersama teman masa kecilnya, Hiroshi Fujimoto, dan mereka memulai debutnya sebagai seorang manga-ka di tahun 1951.

Setelah bekerja di sebuah perusahaan surat kabar lokal, Abiko kemudian pergi ke Tokyo dan memulai kehidupan barunya di Tokowaso, sebuah rumah apartemen di mana banyak manga-ka muda berkumpul dan tinggal di dalamnya.

Di tahun 1964, Abiko dan Fujimoto memulai serial "Obake no Q-Taro" di majalah komik Shonen Sunday, dan menggunakan nama pena Fujiko Fujio. Serial komik tersebut meraih kesuksesan besar karena mampu menggabungkan humor dan fantasi.

Duo tersebut lalu memisahkan pekerjaan mereka sebagai Fujiko. Fujimoto berfokus pada komik untuk anak-anak, sementara Abiko mengambil tema yang lebih luas untuk komiknya, mulai dari komik anak-anak hingga komik horor.

Advertisement

Abiko dan Fujimoto kemudian berpisah di akhir tahun 1980-an, dan Abiko memulai perjalanan barunya di bawah nama Fujiko A. Fujio. Di tahun 2005, ia menerima Penghargaan Menteri Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang serta dari Asosiasi Kartunis Jepang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia