Entertainment

Siska Valentina Biduan Dangdut Rela Jual Kopi Hingga Rame Job Manggung Paska Pandemi Covid

Senin, 24 Oktober 2022 - 20:16 | 35.81k
Siska Valentina saat mengisi acara musik dangdut (foto dok Siska Valentina)
Siska Valentina saat mengisi acara musik dangdut (foto dok Siska Valentina)

TIMESINDONESIA, SIDOARJOSiska Valentina, biduan dangdut asal Kabupaten Sidoarjo sempat beralih profesi berjualan bubuk kopi selama vakum bernyanyi di atas panggung akibat Pandemi Covid 19 sejak awal tahun 2020 lalu.

Larangan dan aturan Pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid 19 mengharuskan segala industri hiburan dan pertunjukkan musik dilarang aktivitasnya.

Advertisement

Ditemui TIMES Indonesia, Siska Valentina menceritakan jika tahun 2020 hingga tahun 2021 merupakan tahun yang sulit buat dirinya dan keluarganya.

Siska-Valentina-b.jpg

Bagaimana tidak. Ibu satu anak ini menjadi tulang punggung keluarga, paska meninggalnya sang ayah dan perceraianya dengan sang suami beberapa tahun lalu

"Awal pandemi Covid 19 tahun 2022 langsung ada larangan Pemerintah tidak boleh ada kegiatan yang menimbulkan keramian seperti hajatan, panggung hiburan musik dan lainnya dilarang, otomatif Siska libur manggung atau libur bernyanyi," kata Siska Valentina saat ditemui TIMES Indonesia dikediamanya di kawasan Candi, Sidoarjo, Senin (24/10/2022).

Siska melanjutkan sepinya job manggung untuk bernyanyi otomatis tidak ada pemasukan keuangan baginya, dirinya harus berpikir keras demi memenuhi kebutuhan keseharian sang anak perempuanya dan membantu sang Ibu.

Berawal dari kesukaanya nongkrong dan ngopi, Siska pun memberanikan diri untuk usaha berjualan bubuk kopi.

"Siska suka nongkrong dan ngopi, lantas Siska berpikir bagaimana jika usaha berjualan bubuk kopi, karena keluarga Siska di Mojokerto kebetulan juga punya usaha tradisional bubuk kopi hasil perkebunan kopi warga sekitar. Akhirnya siska berjualan kopi bubuk dibantu adik dengan nama 'Kopi Ndangak' yang dipasarkan di Cafe-cafe dan Warung Kopi (warkop) di Sidoarjo, serta juga dipasarkan melalui Media Sosial (Medsos) dan juga dijual oline," ungkapnya.

Siska sengaja menamai 'Kopi Ndangak' sesuai julukan atau sebutan dirinya saat bernyanyi yakni Ratu Ndangak.

"Siska saat bernyanyi dangdut selalu mengambil lagu dengan nada yang tinggi dan cenderung siska selalu mengambil nada tinggi dengan kepala keatas atau bahasa jawanya Ndangak, oleh karena itu sebutan Siska saat manggung yaitu Ratu Ndangak. Kopi bubuk Siska akhirnya siska beri nama 'Kopi Ndangak'," ceritanya.

lebih jauh Siska yang lahir di Mojokerto pada tanggal 7 Februari tahun 1993 ini menambahkan jika bisnis bubuk kopi ternyata menjanjikan dan membuatnya bertahan saat sepi job bernyanyi, selain itu dirinya juga mengikuti perkembangan di dunia media sosial dengan membuat konten-konten musik untuk diunggah di Chanel Youtube pribadinya . 

“Sambil jualan bubuk kopi, Siska dan temen temen musisi, membuat konten cover lagu dandut yang kita di upload di Medsos pribadi Siska, seperti Youtube @siskavalentina, Tiktok, Instagram @siskavalentina7 dan lainnya. Intinya saat itu Siska tetap ingin berkarya di dunia Musik Dangdut," jelasnya.

Berjalannya waktu dan pandemi Covid 19 meredah serta Pemerintah membolehkan gelaran acara dengan melibatkan banyak orang, Siska pun mulai kebanjiran undangan untuk bernyanyi di hajatan ataupun gelaran panggung musik disejumlah daerah.

"Alhamdulilah awal tahun 2022 pandemi Covid 19 meredah, kegiatan masyarakat pun diperbolehkan Siska pun mulai banyak pangilan undangan bernyanyi di hajatan maupun di panggung konser musik dangdut," paparnya.

Siska-Valentina-c.jpg

"Saat ini Siska bisa 3 sampai 4 lokasi acara hajatan masyarakat maupun konser musik dangdut di Sidoarjo dan Kota Tetangga. Untuk Job luar Kota atau Kabupaten di Jawa Timur, seperti di Job bernyanyi di Jogja dan Jawa Tengah Siska ambil untuk weekend saja, karena perjalan jauh," sambungnya.

Siska Valentina Hobby Bernyanyi Dangdut Sejak Usia 7 Tahun

Siska Valentina memang dikenal pecinta musik dangdut di Jawa Timur sebagai penyanyi dangdut yang memiliki cengkok melayu dan bernada tinggi.

Ternyata bakat Siska di musik Dangdut sudah terlihat saat usianya masih berumur 7 tahun.

"Kata keluarga, Siska sejak usia 7 tahun sudah pintar bernyanyi dangdut, setiap hari mendengarkan musik dangdut lagu Elvi Sukaesih, Rita Sugiharto dan penyanyi dangdut perempuan lainnya. Pokoknya lagu dangdut dengan cengkok-cengkok gitu dia pinter Siska tirukan," kata Siska.

Siska menambahkan jika saat Siska duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) undangan atau job menyanyi Siska sudah mulai datang.

"Saat SMP, Siska selalu diantar Almarhum Ayah saat ada job bernyanyi diulang tahun atau hajatan warga di Mojokerto maupun di Sidoarjo," imbuhnya.

Saat Ayah meninggal dunia, itu puncak kesedihan Siska. Masih SMP dan Ibu sendirian mencari nafkah untuk Siska dan Adik Siska.

"Saat SMP itulah, Ayah Siska meninggal dunia. Karena kami dari keluarga yang biasa (miskin red) kemudian Siska mulai serius menekuni hobi bernyanyi dangdut untuk membantu ekonomi keluarga di sela-sela hari libur Sekolah," cerita sedihnya.

"Dari hasil Siska panggung-kepanggung untuk uang saku sekolah Siska dan Adik, juga untuk membantu mama membiayai  sekolah Siska dan Adik," sambung Siska.

Di bangku Sekolah Menegah Atas (SMA) Siska semakin menekuni dan serius di musik dangdut.

"Alhamdulillah, bisa mencukupi keluarga Siska Valentina dan juga untuk menyekolahkan anak perempuan Siska yang saat ini duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) kelas empat. Ya hobi dari kecil ternyata bisa menghasilkan atau hobi yang di bayar," sambung Siska. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES