Entertainment

Bila Fahira Nugraha Lestarikan Kesenian Sunda Sejak Usia Dini

Jumat, 29 September 2023 - 18:00 | 66.74k
Bila Fahira Nugraha (7) Siswi Kelas 2 SDN Cipari III, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (29/9/2023). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Bila Fahira Nugraha (7) Siswi Kelas 2 SDN Cipari III, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (29/9/2023). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Seorang siswi berusia 7 tahun bernama Bila Fahira Nugraha, yang saat ini duduk di kelas 2 SDN Cipari III, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam kesenian Sunda.

Ia berhasil meraih juara ketiga dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) se-Kota Tasikmalaya yang diselenggarakan di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha pada Jumat, 29 September 2023. Prestasi Bila Fahira Nugraha ini tidak terlepas dari ketertarikannya terhadap kesenian Sunda, meskipun usianya jauh lebih muda daripada peserta lainnya yang berusia antara 11 hingga 12 tahun.

Ia sebelumnya sudah pernah meraih juara 1 di Kecamatan Mangkubumi saat dirinya masih duduk di kelas 1 SD, dan kini berhasil dinobatkan sebagai juara 3 tembang Pupuh Sunda FTBI se-Kota Tasikmalaya.

Bila Fahira Nugraha tampil memukau di panggung dengan menyanyikan lagu Pupuh Maskumambang, yang menggetarkan hati penonton. Bahkan, beberapa penonton tak mampu menahan air mata mereka ketika melihat penampilan gemilang siswi cilik ini.

Haji Nanang SOS, salah satu juri dalam FTBI Pupuh Sunda Tingkat Kota Tasikmalaya, tidak segan memuji Bila Fahira Nugraha. "Juara ketiga FTBI Kota Tasikmalaya Pupuh Sunda Wanoja (perempuan) tingkat SD adalah Bila Fahira Nugraha, si paling cilik," ujarnya dengan bangga saat mengumumkan juara di GCC Dadaha Kota Tasikmalaya.

Bila-Fahira-Nugraha-2.jpgBila Fahira Nugraha saat berfoto bersama dengan rekan dan Kabid Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Indra Risdianto usai Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) se-Kota Tasikmalaya yang diselenggarakan di Gedung Creative Center (GCC), Jumat (29/9/2023). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Prestasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa kecintaan Bila Fahira Nugraha terhadap budaya dan kesenian Sunda telah ditanamkan sejak usia dini oleh orangtuanya. Ibunda Bila Fahira Nugraha, Nita Marlianti (33), mengungkapkan kebahagiannya atas pencapaian anaknya ini.

"Awalnya, anak saya sudah senang bernyanyi lagu Sunda sejak TK. Waktu itu ada kejuaraan tingkat kecamatan dan dia menjadi juara 1 saat masih kelas 1 SD. Sekarang di kelas 2 SD, dia berhasil meraih juara 3, bersaing dengan peserta yang usianya di atasnya semua. Alhamdulillah," kata Nita.

Nita dan suaminya berharap bahwa dengan mengenalkan budaya Sunda sejak usia dini kepada anak-anak, mereka dapat terus melestarikan warisan budaya Sunda yang kaya. Di tengah dominasi budaya modern seperti lagu Hip-Hop, POP, dan KPop, Bila Fahira Nugraha menjadi contoh anak muda yang mencintai budaya tradisional Sunda.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Indra Risdianto, juga turut merasa bangga dengan prestasi anak berusia 7 tahun ini. Ia berharap bahwa kehadiran Bila Fahira Nugraha dalam ajang FTBI Pupuh Sunda akan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya dan orangtua untuk mengenalkan budaya Sunda sejak dini.

"Semoga Kota Tasikmalaya dapat menghasilkan lebih banyak prestasi di tingkat provinsi dan nasional dalam rangka melestarikan budaya Sunda sejak usia dini," tambahnya.

Prestasi yang diraih Bila Fahira Nugraha ini bisa menjadi inspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya dan kesenian Sunda. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES