Advertisement
Entertainment

Mengapa Perjalanan Musik Post Malone Sulit Ditebak? Ini Alasannya

Post Malone dikenal sebagai musisi yang berani berpindah dari rap, pop, rock hingga country. Simak alasan perjalanan musiknya begitu sulit ditebak.

TIMES Indonesia,
Mengapa Perjalanan Musik Post Malone Sulit Ditebak? Ini Alasannya
Post Malone terus menunjukkan keberaniannya bereksplorasi, dari rap hingga country, tanpa kehilangan identitas musik yang membuatnya menjadi salah satu musisi paling unik di industri musik dunia. (Getty Images)
A-AA+

JAKARTA Di industri musik, banyak musisi memilih bertahan pada satu genre yang telah membesarkan namanya. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Post Malone. Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat ini justru dikenal berani melintasi berbagai genre, mulai dari hip-hop, pop, rock, hingga country.

Perjalanan musiknya yang terus berubah membuat Post Malone menjadi salah satu musisi paling sulit ditebak, tetapi tetap mampu mempertahankan identitas khas di setiap karya.

Advertisement

Berawal dari Rap, Berakhir di Country

Karier Post Malone melejit pada 2015 lewat lagu White Iverson. Saat itu, ia dikenal sebagai rapper dengan sentuhan melodi yang memadukan hip-hop, trap, dan R&B. Album debutnya, Stoney, menjadi titik awal kesuksesannya di industri musik global.

Memasuki era album Beerbongs & Bentleys dan Hollywood's Bleeding, warna musik Post Malone mulai bergeser. Unsur pop semakin dominan melalui lagu-lagu yang mudah dinikmati, tanpa sepenuhnya meninggalkan akar hip-hop yang telah membesarkan namanya.

Transformasi tersebut membuktikan bahwa Post Malone tidak terpaku pada satu formula. Ia terus bereksperimen tanpa kehilangan ciri khas vokal dan gaya penulisan lagunya.

Kecintaan pada Rock hingga Album Country

Di balik citranya sebagai rapper, Post Malone ternyata telah lama menggemari musik rock. Sebelum terkenal, ia bermain gitar dan tumbuh dengan mendengarkan band-band seperti Metallica dan Alice in Chains.

Kecintaan itu beberapa kali ia tunjukkan lewat penampilan membawakan lagu-lagu Nirvana, kolaborasi bersama Ozzy Osbourne, hingga tampil di berbagai panggung musik rock.

Advertisement

Langkah paling mengejutkan datang pada 2024 saat ia merilis F-1 Trillion, album country pertamanya. Dalam proyek tersebut, Post Malone menggandeng sejumlah musisi country ternama dan mendapat respons positif dari kritikus maupun penggemar.

Perpindahan genre itu dinilai berlangsung alami, bukan sekadar mengikuti tren pasar.

Selalu Berubah, Tetap Jadi Post Malone

Meski terus bereksplorasi, identitas musik Post Malone tetap mudah dikenali. Karakter vokalnya, cara menulis lirik, dan pendekatan melodinya menjadi benang merah yang menghubungkan setiap fase perjalanan kariernya.

Keberanian berpindah genre tanpa kehilangan jati diri menjadi alasan mengapa Post Malone terus relevan di industri musik. Ia membuktikan bahwa eksplorasi musikal dapat berjalan seiring dengan konsistensi identitas sebagai seorang seniman.

Tak banyak musisi arus utama yang mampu melakukan transformasi sebesar itu. Dari rap hingga country, setiap era Post Malone selalu menghadirkan warna baru sekaligus memperlihatkan kemampuannya beradaptasi tanpa kehilangan karakter.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia