Advertisement
Entertainment

Warner Bros Siap Reboot Film Free Willy

Free Willy merupakan film legendaris yang tayang tahun ⁣1993. Film yang sukses dengan pendapatan lebih dari Rp2,4 triliun

TIMES Indonesia,
Warner Bros Siap Reboot Film Free Willy
Cuplikan adegan afilm Free Willy
A-AA+

JAKARTA Warner Bros mengumumkan akan mereboot film Free Willy. Pada produksinya kali ini Warner Bross akan menggandeng AGBO rumah produksi milik Russo Brothers. 

Mary-Margaret Kunze dan Jade Halley Bartlett sudah ditunjuk sebagai penulis skenario. Namun kursi sutradara belum diumumkan. 

Advertisement

Free Willy merupakan film legendaris yang tayang tahun ⁣1993. Film yang sukses dengan pendapatan lebih dari Rp2,4 triliun ini disutradarai oleh Simon Wincer, diproduksi oleh Lauren Shuler Donner dan Jennie Lew Tugend. Sementara naskahnya ditulis oleh Keith A. Walker dan Corey Blechman dari sebuah cerita karya Walker.

Film ini mengisahkan tentang anak jalanan yang nakal bernama Jesse. Ia berkawan dengan seekor paus orca bernama Willy. 

Willy paus yang malang, ia ditahan di taman hiburan dan akan dibunuh oleh pemiliknya demi uang asuransi. 

Jesse berjuang untuk menyelamatkan Willy supaya bisa kembali ke laut lepas. Jesse kemudian melibatkan orang dewasa untuk membantunya. Sayangnya tak semudah itu meyakinkan orang dewasa, sebab Jesse sudah terlanjur dicap sebagai anak nakal dan pembuat onar. Jadi apapun yang dikatakan Jesse tidak diperacaya. 

Banyak pesan moral dalam film ini, seperti pentingnya kejujuran, belajar mendengarkan pendapat orang lain hingga kepedulian terhadap satwa liar. 

Advertisement

Gimana, setuju nggak kalau Free Willy direboot? . (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dhina Chahyanti
PenulisDhina ChahyantiSarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor AJP dan Gaya Hidup, sekaligus Host Podcast.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia