Flash News

Pemkab Lamongan Tepis Kabar Ada Warga Terpapar Omicron

Kamis, 06 Januari 2022 - 12:11 | 49.01k
Kepala Dinkes Lamongan, dr. Taufik Hidayat, saat memberikan keterangan kepada wartawan. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Kepala Dinkes Lamongan, dr. Taufik Hidayat, saat memberikan keterangan kepada wartawan. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Masyarakat Kabupaten Lamongan sempat dikejutkan dengan pemberitaan bahwa ada salah satu warga Kota Soto yang terpapar Covid-19 varian Omicron. Namun kabar tersebut segera ditepis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Lamongan.

Kepala Dinkes Lamongan, dr. Taufik Hidayat, memastikan bahwa hingga saat ini masyarakat yang tinggal di Kabupaten Lamongan belum ada yang terpapar Omicron.

Advertisement

"Jika ada berita yang menyatakan Omicron telah masuk ke Lamongan, itu hoax," kata kata Taufik, saat dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022).

Taufik menjelaskan, sekitar seminggu yang lalu pihaknya memang menerima informasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, bahwa ada satu orang ber-KTP Lamongan tapi tinggal di Bojonegoro, yang datang dari Republik Kongo, Afrika.

"Kita mendapat informasi dari Provinsi, orang tersebut ber-KTP Lamongan yang bekerja di Kongo. Dan yang bersangkutan sedang menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta. Sekitar seminggu yang lalu," ujarnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, kata Taufik, Pemerintah Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan satgas telah melakukan berbagai upaya dan kesiapan demi mengantisipasi datangnya Omicron. Salah satunya adalah dengan menyiapkan lokasi karantina.

"Meski Pemerintah Provinsi sudah menyiapkan tempat karantina, namun kami di Lamongan tetap menyiapkan tempat karantina sebagai kesiapan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjelek yang terjadi," ujar Taufik.

Selain menyiapkan tempat karantina, Pemkab Lamongan juga terus mengupayakan percepatan vaksinasi anak dan dewasa, menggelar siaran keliling mobil sehat, serta menggalakkan prokes.

Taufik menambahkan, antisipasi masuknya Omicron ke Lamongan juga dilakukan dengan mengaktifkan kembali satgas kecamatan dan desa, memantau pekerja dari luar, selalu melakukan 3T di seluruh PKM.

"Kami harap masyarakat Lamongan untuk tetap mematuhi aturan dan patuh dalam menerapkan prokes. Dengan sinergitas yang dilakukan dari berbagai pihak, Insya Allah Lamongan akan tetap kondusif," ucap Kadinkes Pemkab Lamongan, dr. Taufik Hidayat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES