Flash News

Kementan dan Warjali Kerja Sama Untungkan Petani Cabai

Kamis, 06 Oktober 2022 - 16:40 | 17.81k
Kementan dan Warjali Kerja Sama Untungkan Petani Cabai
Penandatanganan kerja sama antara Warjali dan Kementan lewat program berkonsep Harga Cabai Stabil Setahun. (FOTO: Dok. Warjali)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan pihak Champion Cabai Indonesia dan pihak Warjali (Off Taker).

Kerja sama ini tentang pengelolaan kawasan cabai dan penyediaan stok aneka cabai. Acara dihadiri oleh Menteri Pertanian Yasin Limpo, dan dilakukan penandatangan perjanjian oleh Ir. Tommy Nugraha, MM selaku Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Tunov Mondro Atmojo selaku Ketua Champion Cabai Indonesia, dan M.Rizki selaku Direktur Warjali sebagai Off Taker.

Dalam perjanjian tersebut, Champion Cabai dan Kementerian Pertanian bertindak sebagai produsen dan Warjali sebagai Off Taker (pendistribusi) hal ini dalam rangka mewujudkan kestabilan harga cabai dan penyediaan pasokan aneka cabai nasional di market pasar induk nasional.

M.Rizki selaku Direktur Warjali menuturkan, program ini mengusung konsep Harga Cabai Stabil Setahun. Tiga skema kerja sama dengan petani juga berhasil dirumuskan untuk mensejahterakan petani dan masyarakat.

"Nantinya strategi yang akan dijalankan pada kerja sama ini yaitu dengan tujuan utama kestabilan harga cabai, Warjali sampai saat ini sudah memiliki 18 kios yang akan difungsikan sebagai kios offline untuk penstabilan harga," jelasnya di Surabaya, Kamis (6/10/2022).

Ia melanjutkan, kerja sama ini juga didukung oleh campaign yang akan digaungkan secara online maupun offline serta jaringan UMKM Kuliner dan Horeca.

"Warjali optimis kerjasama yang didukung oleh kementerian pertanian dan Petani Champion dapat mewujudkan kestabilan harga pangan khususnya cabai," terangnya.

Kementerian Pertanian memastikan kerja sama antara Petani Champion Cabai dan Warjali akan berjalan dengan baik sehingga harga cabai di Pasar Induk dapat stabil selama program ini berlangsung di tahun 2023.

Sementara itu, sebagian harga bahan pokok (sembako) di Jawa Timur (Jatim) mengalami penurunan harga. Salah satunya cabai rawit. Harga cabai rawit turun lagi.

Dilansir dari laman Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok, Rabu (5/10/2022), harga cabai rawit kini Rp 49.250/kg dari harga sebelumnya Rp 52.679/kg. Sedangkan cabai keriting kini Rp 42.125/kg dari harga sebelumnya Rp 46.340/kg.

Oleh karena fluktuasi harga cabai tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan pihak Champion Cabai Indonesia dan pihak Warjali (Off Taker).

Untuk diketahui, Warjali adalah Sebuah Platform khusus Warung F&B platform terintegrasi yang memberdayakan warung kuliner, UMKM, dan petani melalui teknologi.

Warjali membuka akses untuk mendapatkan suplai baku segar, berbagi dan belajar, serta akses permodalan untuk tumbuh, hanya dengan ponsel yang berdiri sejak tahun 2020 dibawah naungan PT Suplai Pangan Indonesia.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES