Saksi Tua Panarukan Dikala Berjaya
Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:43 | 197.74k




TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Situbondo, merupakan salah kota kecil yang terletak di bagian timur Pulau Jawa. Di Kabupaten tersebut terdapat beberapa kawasan yang cukup menyimpan saksi sejarah apik yang pernah terjadi di masa lampau.
Nah, kawasan tersbut adalah Panarukan. Sebuah kecamatan kecil yang dahulu pernah ramai dengan gemerlap kehidupan kolonial dulu.
Adapun bagian dari saksi sejarah itu adalah Stasiun Panarukan. Kala itu jalur tersebut adalah yang menghubungkan jalur kereta api dari Stasiun Kalisat dan Stasiun Panarukan
Tujuan dibangun sarana tersebut adalah untuk melayani angkutan barang yang akan dikirim ke Pelabuhan Panarukan ke luar negeri. Jalur kereta dengan panjang 70km, juga melayani kereta angkutan penumpan Panarukan-Jember.
Karena kondisi prasarana yang sudah sangat tua dan dan kuantitas penumpang yang minim. Pada pertengahan 2004 lalu, jalur kereta di stasiun panarukan pun ditutup.
Namun sekarang kondisi saksi sejarah tua ini begitu tak terawat. Dinding-dinding yang mengelupas, pintu-pintu berlubang hingga tumpukan sampah. Adanya hanyalah pemandangan para nelayan memperbaiki jala ikan di stasiun itu. (*)
Fotografer | : Senda Hardika Prasasti |
Editor | : Yatimul Ainun |
Publisher | : Tria .A |