Advertisement
Gaya Hidup

Tak Ada Sikat Gigi, Ini Trik Mudah Mengatasi Bau Mulut

Bau mulut memang sangat mengganggu, bahkan bisa membuat seseorang tidak percaya diri. Selain menggosok gigi, tahukah Anda jika ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau mulut?

TIMES Indonesia,
Tak Ada Sikat Gigi, Ini Trik Mudah Mengatasi Bau Mulut
ILUSTRASI -Mengunyah Permen Karet. (FOTO: Hello Sehat)
A-AA+

JAKARTA Bau mulut memang sangat mengganggu, bahkan bisa membuat seseorang tidak percaya diri. Selain menggosok gigi, tahukah Anda jika ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau mulut?

Dilansir dari Hello Sehat, berikut trik mengatasi bau mulut tanpa sikat gigi

Advertisement

1. Makan buah

Selain bermanfaat untuk melancarkan metabolisme, ternyata buah juga berperan aktif dalam menghambat aktivitas bakteri penyebab bau mulut. Contohnya buah apel dengan kandungan polifenol yang ampuh untuk membasmi bakteri sekaligus membantu menghilangkan senyawa atau gas yang berbau seperti belerang pada mulut.

Selain apel, buah-buahan jenis lain yang kaya akan vitamin C seperti jeruk, stroberi, jambu, dan anggur dipercaya menghasilkan asam pada mulut guna mencegah bakteri berkembang biak.

2. Bersihkan lidah

Meski tidak memiliki sikat gigi, Anda masih bisa membersihkan area mulut, misalnya lidah, menggunakan alat penggosok lidah. Ada banyak bakteri yang bersembunyi di lidah dan bisa menjadi sarang penyebab bau mulut.

Advertisement

Untuk itu, gunakan alat pembersih lidah dengan cara menggosok dari bagian pangkal lidah yang paling dalam kemudian tarik hingga ke arah depan. Kemudian akhiri dengan berkumur selama beberapa kali. Lidah Anda pun akan bersih dan segar kembali.

3. Makan permen karet rasa mint

Makan permen karet bisa menjadi salah satu solusi cerdas untuk mengatasi bau mulut saat Anda tidak bawa sikat gigi. Sebaiknya, pilih permen karet rasa mint dan hindari permen karet dengan rasa manis.

Bakteri di dalam mulut bisa memakan kandungan gula yang terdapat dalam permen karet rasa manis, sehingga kemudian menghasilkan asam dalam mulut. Kondisi asam pada mulut bisa merusak enamel gigi sekaligus menyebabkan aroma napas tidak sedap.

4. Gunakan obat kumur

Menggunakan mouthwash bisa menjadi pertolongan pertama untuk membersihkan area mulut jika tidak memiliki sikat gigi. Selain ampuh untuk menyegarkan aroma napas berkat rasa mint yang terkandung di dalamnya, obat kumur juga bisa memberi perlindungan ekstra dalam menyingkirkan bakteri.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, pastikan Anda menggunakan obat kumur yang mengandung zat aktif guna membasmi bakteri penyebab bau mulut sehingga bisa mengurangi aroma napas yang tidak sedap.

5. Makan yogurt

Yogurt, khususnya yang plain, dapat memperlancar kerja sistem pencernaan. Tidak hanya itu, bagi Anda yang sering mengalami masalah dengan bau mulut, yogurt bisa menjadi salah satu pilihan camilan atau minuman terbaik.

Pasalnya, yogurt memiliki kandungan probiotik yang ampuh menyingkirkan bakteri jahat di mulut serta menurunkan jumlah hidrogen sulfida yang dihasilkan oleh bakteri, yang mengakibatkan adanya bau khas dari mulut Anda.

6. Hindari makan makanan sumber bau mulut

Tanpa Anda sadari, di balik rasa makanan yang enak ternyata ada beberapa makanan yang menjadi sumber bau mulut, seperti bawang putih, bawang merah, bawang bombai, petai, dan jengkol. Bahkan menggosok gigi dan berkumur dengan mouthwash pun tidak bisa membantu menyegarkan napas Anda.

Menurut Richard Price, seorang dokter gigi sekaligus juru bicara American Dental Association, senyawa penyebab bau mulut yang terkandung dalam makanan-makanan tersebut bertahan di mulut Anda, hingga kemudian masuk ke aliran darah dan paru-paru.

7. Minum banyak air putih

Produksi air liur berkurang saat Anda tidur. Produksi air liur yang sedikit ini memicu pertumbuhan bakteri, yang kemudian akan menghasilkan senyawa sulfur (belerang) sehingga menyebabkan bau tidak sedap dari mulut.

Nah, cara yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan untuk mengatasi bau mulut yakni dengan minum banyak air putih, terlebih saat baru bangun tidur. Pasalnya, bakteri yang menyebabkan napas Anda berbau tidak sedap memiliki sifat anaerobik, artinya bakteri tersebut akan tumbuh subur dalam suasana yang kering. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia