Suka Menunda Pekerjaan? Yuk, Atasi dengan Cara Ini
Anda sering menunda pekerjaan yang sudah di depan mata? Dalam dunia psikologi, orang yang sering menunda-nunda cenderung berpikir bahwa mereka membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

JAKARTA – Anda sering menunda pekerjaan yang sudah di depan mata? Dalam dunia psikologi, orang yang sering menunda-nunda cenderung berpikir bahwa mereka membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Menurut artikel dari Princeton University, kebiasaan buruk ini berkaitan erat dengan cara mengelola waktu dan alasan psikologi. Tidak perlu khawatir, Anda masih bisa mengatasi sifat suka menunda pekerjaan dengan cara berikut.
1. Mengatasi sikap suka menunda pekerjaan dengan membuat daftar prioritas
Salah satu cara mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan adalah membuat daftar prioritas. Anda bisa memulai dengan membuat apa saja tugas yang harus dikerjakan. Bila perlu, masukkan tanggal setiap pekerjaan, kapan harus dikumpulkan atau pengeditan terakhir.
Biasanya, cara ini digunakan oleh para pekerja lepas yang mengambil banyak proyek dari berbagai perusahaan. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan berapa lama setiap tugas akan selesai.

2. Mengelola waktu dengan baik
Selain membuat daftar prioritas, kunci supaya Anda mengatasi sifat suka menunda pekerjaan adalah mengelola waktu dengan baik.
Manajemen waktu yang buruk tidak jarang menjadi salah satu penyebab mengapa Anda terbiasa menumpuk pekerjaan. Memang tidak semua metode mengelola waktu akan membantu Anda mengatasi kebiasaan buruk ini. Namun, ada beberapa teknik yang bisa dicoba demi menghilangkan sifat procrastinate dalam diri Anda.
3. Mencari alasan agar termotivasi
Mencari alasan agar Anda termotivasi ternyata menjadi salah satu cara mengatasi sifat suka menunda pekerjaan.
Anda dapat mencari sebuah alasan yang memotivasi diri dan mencapai pada pikiran yang positif, produktif, dan berharap hasilnya memuaskan. Biasanya, alasan yang memotivasi akan berbeda dengan mengerjakan tugas karena takut gagal atau membuat orangtua marah.
4. Menghargai usaha sendiri
Jangan lupa untuk selalu menghargai usaha yang telah diperbuat supaya Anda tidak lagi ‘hobi’ menunda pekerjaan setelah tugas selesai.
Setelah berhasil menyingkirkan apa yang menghalangi Anda mengerjakan tugas dan menyelesaikannya, berikan kesempatan untuk diri sendiri menikmati hal yang menyenangkan.
5. Realistis
Menjadi realistis saat mengerjakan sesuatu ternyata juga bisa menjadi cara mengatasi sifat suka menunda pekerjaan.
Berharap segalanya sempurna memang baik, tetapi terlalu berharap ternyata tidak jarang membuat seseorang menunggu semuanya sempurna untuk melanjutkan. Jika tidak sempurna, keinginan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut menjadi berkurang dan tidak selesai.
Oleh karena itu, menjadi realistis setidaknya dapat membuat Anda lebih fokus untuk menjadi lebih baik dibandingkan sempurna. Dengan berpikir realistis Anda tak akan lagi menunda pekerjaan hanya untuk mencapai hasil yang sempurna. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

