Advertisement
Gaya Hidup

Tradisi Berburu Belut di Perkampungan Pangandaran

Berburu belut atau synbranchidae menjadi tradisi warga di perkampungan Kabupaten Pangandaran.

TIMES Indonesia,
Tradisi Berburu Belut di Perkampungan Pangandaran
Dika dan Huda saat berburu belut di sawah, Minggu (31/10/2021).(Foto : Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
A-AA+

PANGANDARAN Berburu belut atau synbranchidae menjadi tradisi warga di perkampungan Kabupaten Pangandaran.

Tradisi berburu belut itu biasa dilakukan mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua.

Advertisement

Aktivitas berburu belut dilakukan saat musim menggarap sawah setelah lahan areal pesawahan terairi dan siap untuk ditanam padi.

Namun setelah sawah ditanam padi pun aktivitas berburu belut bisa saja dilakukan dengan tidak merusak benih padi yang sudah ditanam.

TIMES Indonesia berhasil menemukan dua anak bernama Dika kelas 6 SD dan Huda kelas 2 SD yang sedang berburu belut di areal sawah jalur jalan Cijalu-Pasirkiara.

Berburu Belut a

"Modal mencari belut sangat sederhana, hanya butuh alat pancing serta tali senar dan bancet," kata Dika, Minggu (31/10/2021).

Advertisement

Biasanya belut tersebut berada disela-sela tanah yang sudah diolah atau membuat lubang pada dinding perbatasan sawah satu dengan yang lainnya yang disebut dengan galengan.

"Istilah orang sunda biasa disebut ngajujul belut," tambahnya.

Dijelaskan Dika, untuk umpan belut yang masuk ke lubang tanah maka perlu umpan seperti bancet. "Hasil berburu biasanya kami bagi dua, lalu setelah dibagi dua dibawa kerumah untuk dimasak dan dimakan" jelas Dika.

Namun jika ada orang yang mau membelinya, belut hasil tangkapan di sawah terkadang Dika jual. "Belut memang kaya protein sehingg banyak orang yang ingin memakan belut," tutur Dika.

Berburu Belut b

Saat itu juga pengendara motor yang melintas di jalur tersebut membeli belut hasil tangkapan Dika dan Huda. "Biasanya kalau dapat satu kilo kami jual sekitar Rp10 ribu," jelasnya.

Selain cara dipancing, proses berburu belut biasanya dilakukan malam hari menggunakan lampu penerang. "Kalau mencari belut malam itu namanya ngobor belut dan belut biasanya keluar dari sela sela tanah dan lubangnya sehingga mudah untuk diambil," pungkas Dika. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia