Gaya Hidup

3 Manfaat Merendam Kaki ke Air Garam Epsom, Coba Yuk

Sabtu, 28 Mei 2022 - 03:12 | 158.78k
Ilustrasi - Merendamkan Kaki Ke Air Hangat dan Garam. (FOTO: Pinterest)
Ilustrasi - Merendamkan Kaki Ke Air Hangat dan Garam. (FOTO: Pinterest)

TIMESINDONESIA, SURABAYAMerendam kaki dengan air hangat tidak hanya membuat tubuh menjadi rileks, tapi juga dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Aktivitas yang Anda lakukan selama seharian penuh memang kerap membuat otot kaki dan badan terasa pegal. Lama-kelamaan, gangguan ini tentu akan mengganggu produktivitas kerja hingga kualitas tidur Anda.

Advertisement

Garam Epsom (Garam dari belerang) merupakan senyawa magnesium sulfat, berbeda dengan garam dapur yang tersusun dari natrium dan klorida. Senyawa ini telah sejak lama menjadi obat alami untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan mengurangi rasa nyeri.

Merendamkan-Kaki-Ke-Air-Hangat-dan-Garam-2.jpg

Selain itu, garam Epsom juga dapat mengurangi nyeri akibat peradangan dan penyakit asam urat. Sedikit penelitian turut menyebutkan manfaatnya dalam menghilangkan bau kaki dan mengatasi infeksi.

Untuk mendapatkan manfaat dari merendam kaki dengan air hangat dan garam Epsom, berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan. Nah, campuran air hangat dan garam ini ternyata memberikan banyak manfaat jika Anda gunakan untuk merendam kaki.

1. Meredakan nyeri

Nyeri pada kaki dapat disebabkan oleh banyak hal. Mungkin saja karena keseleo, memar, atau pembengkakan lainnya. Cara cepat meredakan rasa sakit adalah dengan minum obat pereda nyeri, yang mengandung paracetamol atau ibuprofen. Namun, pengobatannya tidak selalu berujung dengan minum obat.

Anda bisa mencoba lebih dahulu pengobatan rumahan, seperti merendam kaki ke dalam dalam campuran garam dan air hangat. Suhu panas dari air hangat mampu mengurangi rasa sakit. Manfaatnya ini semakin bertambah besar dengan adanya garam epsom.

Garam ini diketahui dapat mengeluarkan racun dari tubuh sehingga mampu meredakan pembengkakan dan rasa nyeri. Begitu pula dengan nyeri otot, yang sering dialami oleh atlet atau orang sebagian besar aktivitasnya dihabiskan dengan berdiri. Rasa nyerinya dapat berkurang karena kandungan magnesium pada garam epsom yang sifatnya mengurangi peradangan di kulit.

2. Mangangat sel kulit mati

Merendamkan-Kaki-Ke-Air-Hangat-dan-Garam-3.jpg

Kulit di area kaki terdapat banyak juga kulit mati sehingga kulit tersebut terlihat kusam dan gelap. Anda mungkin memperhatikan kecerahan kulit pada permukaan atas kaki yang lebih gelap dibanding area kulit tangan. Kadang, di beberapa area terasa kasar dan menebal saat disentuh. Nah, kondisi seperti ini bisa terjadi akibat Anda yang tidak tepat dalam membersihkan kaki. Setiap hari, sel-sel kulit Anda akan mati dan berganti dengan yang baru. Sel kulit yang mati ini akan muncul dipermukaan. Jika tidak Anda bersihkan dengan benar, sel kulit mati dapat menumpuk, akhirnya menyebabkan kulit kaki terlihat kusam. Nah, campuran air hangat dan garam epsom untuk merendam kaki bersifat eksfoliasi alias dapat mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk. Di samping itu, garam epsom yang Anda gunakan membantu melembutkan kulit kaki yang kasar dan pecah-pecah. Manfaatnya ini bisa dijadikan sebagai perawatan kulit kaki.

3. Dapat mengobati infeksi jamur

Merendam kaki di dalam air hangat yang dicampur garam epsom juga bisa memberikan manfaat untuk mengobati infeksi jamur kulit. Ada beberapa jamur tertentu yang hidup di permukaan kulit. Mikrobiota kulit ini keberadannya sebenarnya tidak mengganggu asal seimbang.

Namun, kondisi kulit kaki yang sering kali lembap bisa memicu pertumbuhan jamur jadi lebih aktif. Akibatnya, jumlahnya lebih banyak dari seharusnya dan menginfeksi kulit kaki. Salah satu contoh infeksi jamur kulit pada kaki yang umum menyerang adalah kutu air.

Kondisi ini ternyata bisa diredakan gejalanya, seperti pembengkakan, rasa nyeri, dan gatal dengan Merendam kaki ke dalam campuran air hangat dan garam. Mumpung hari libur, yuk coba praktikan di rumah agar tubuh semakin rileks. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES